Sunday, 21 July 2019

Festival Cisadane, Sungai Jadi Sumber Kehidupan

Senin, 24 Juli 2017 — 22:13 WIB
Atraksi Walikota dan wakil walikota Tangerang di atas speed boat saat pembukaan Festival Cisadane. (ist)

Atraksi Walikota dan wakil walikota Tangerang di atas speed boat saat pembukaan Festival Cisadane. (ist)

TANGERANG (Pos Kota) – Ada yang menarik di tengah Festival Cisadane, yakni ramainya antrian warga di gerai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Tangerang, Senin (24/7). Rupanya di sini diberikan kesempatan membuat akte kelahiran (AK)  dan Kartu Keluarga (KK) sehari jadi.

“Kami menyediakan sepanjang festival sampai Sabtu mendatang, tapi dibatasi masing-masing 150 pendaftar sehari,” kata petugas Disdukcapil, Darma, kepada Pos Kota. Bila jumlah pendaftar telah lewat 150, maka sisanya diperlakukan seperti biasa, yakni 14 hari kerja, dan dapat diambil di Disdukcapil di kawasan perkantoran Cikokol.

Akibatnya, banyak pendaftar pembuat AK maupun KK yang kecewa, padahal mereka telah mengantri berjam-jam.

Sampah di Cisadane

Acara Festival Cisadane Kota Tangerang sebagai festival rutin, cukup ramai pengunjung di saat pembukaan, Sabtu (22/7) lalu. Sayangnya, menjelang pembukaan, air di permukaan Cisadane dipenuhi sampah.

Bahkan, Walikota Arief R Wismansyah yang membuka festival secara resmi, sempat menyampaikan permintaan maaf atas banyaknya sampah yang disebutnya terbawa dari hilir akibat turunnya hujan deras.

Festival ini menghadirkan panggung terapung seluas 11 x 8 meter tersebut berada di area Cisadane Walk, Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang. Hampir semua pertunjukan pembukaan Festival Cisadane dilakukan di atas panggung terapung tersebut. Sebagaimana biasa, lomba perahu menjadi andalan Sebagai tontonan khas.

Sejumlah daerah dari Banten seperti Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang juga mengirimkan utusannya untuk tampil dalam ajang rutin tahunan tersebut. Cilegon mendatangkan Cilegon Etnic Carinival (CEC Kota Cilegon) sementara Kabupaten Tangerang menghadirkan Perkusi Bambu.

Ditegaskan Arief, FC merupakan festival sungai terbesar di Provinsi Banten yang merupakan ajang promosi  Kota Tangerang . Tema Festival Cisadane tahun 2017 adalah ‘Dari Tangerang untuk Indonesia’. “Kami ingin menunjukkan, bahwa Sungai Cisadane adalah sumber kehidupan masyarakat Tangerang,” ungkap Wali Kota.

“Meskipun tadi banyak sampah kiriman akibat dari hujan deras yang turun semalam. Untuk itu saya pribadi juga menyampaikan permohonan maaf,” ucapnya. (Awang/win)