Friday, 27 April 2018

Pansus Mau Lemahkan KPK, Gerindra Mundur

Senin, 24 Juli 2017 — 20:30 WIB
Desmon J Mahesa.

Desmon J Mahesa.

JAKARTA (poskotanews.com) –Fraksi Partai Gerindra menarik anggotanya dari Pansus Angket KPK. Penarikan anggota fraksi tersebut karena partai menilai pembentukan Pansus tidak menehi syarat.

“Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa memutuskan menarik dukungan di Pansus karena proses pembentukannya tidak menenuhi prosedur dan melanggar UU MD3,” kata anggota Fraksi Gerindra Desmon J Mahesa, Senin (24/7).

Desmond menambahkan, Pansus itu dibentuk lima fraksi, tapi saat Gerindra dan PAN belum mengirimkan surat yang melampirkan nama-nama anggotanya, Pansus sudah memutuskan membentuk pimpinan. Selain itu ada sejumlah kebijakan Pansus yang merugikan DPR. Salah satunya mengenai inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Sukamiskin, Bandung.

“Saya pernah ancam, kalau mereka datang ke sana maka Gerindra akan keluar, jadi tujuannya ini melemahkan kelembagaan atau mencari celah,” kata Desmond.

Bagi Gerindra, kata Desmond, pihakny setuju dibentuk Pansus karena ada dugaan penyimpangan oknum di KPK. Karena itu Pansus dibentuk dalam rangka memperbaiki kinerja KPK.

“Pansus dibentuk untuk memperbaiki perilaku oknum bukan institusi yang lemahkan, Pansus KPK ini terkesan hanya mengerdilkan peran dan berusaha melemahkan KPK,” jelasnya.(us)