Monday, 19 November 2018

Sambangi KPK, Ini Kata Erick Thohir

Senin, 24 Juli 2017 — 13:55 WIB
Erick Thohir .(julian)

Erick Thohir .(julian)

JAKARTA (Pos Kota) – Pengusaha Erick Thohir dan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin mengajak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi penggunaan anggaran Asian Games 2018. Erick dan Sjafrie datang ke KPK, Senin (24/7/2017) siang, masing-masing selaku ketua pelaksana dan wakil ketua pelaksana panitia nasional penyelenggara Asian Games XVIII tahun 2018 atau Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc).

“Hari ini saya dan Pak Sjafrie diterima lima pimpinan KPK. Ini juga bagian bagaimana pihak KPK bisa menjadi monitoring kegiatan yang ada di Asian Games,” kata Erick di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, usai menemui pimpinan KPK, Senin (24/7/2017).

Menurutnya, kedatangan mereka ke komisi antirasuah juga sekaligus menindaklanjuti masukan dari dewan pengarah Asian Games 2018. Sebelumnya, mereka pun sudah mendatangi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Sesuai dengan arahan dewan pengarah bahwa kesuksesan Asian Games dari Inasgoc kan ada dua, penyelenggaraan dan administrasi. Memang yang harus kita lakukan, Alhamdulillah kita minggu lalu ke BPKP, dan ada notulensinya apa yang harus diperbaiki, apa yang harus ditingkatkan, apa yang harus dijaga,” ujarnya.

(Baca: Erick Thohir Datangi Gedung KPK)

Pria yang juga menjabat Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia itu pun berharap dengan adanya pengawasan dari KPK dan lembaga-lembaga terkait, transparansi penggunaan anggaran pesta olahraga yang akan digelar di Jakarta dan Palembang itu dapat terjaga.

Adapun Inasgoc sendiri bertanggungjawab atas anggaran tambahan sebesar Rp1,5 triliun dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Dana sebesar itu di antaranya meliputi kegiatan kesekretariatan Inasgoc, penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games 2018, kegiatan hubungan masyarakat dan media, persiapan konsep pembukaan dan penutupan, hingga pengelolaan sumber daya manusia.

erick thohir datangi kpk

“Kami mengharapkan juga ini menjadi sesuatu yang transparan dan juga harus berjalan baik. Karena bagian dari sukses administrasi itu yang sangat penting buat kami di Asian Games,” imbuh pemilik dan presiden klub Internazionale (Inter Milan) itu.

Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan menyambut baik kedatangan Erick dan Sjafrie. Terlebih guna memperkuat pengawalan penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Kita berfikir bahwa ini reputasi negara dipertaruhkan. Tentunya event-nya harus berjalan sukses. Tapi kita lihat juga kasus-kasus yang dulu habis setiap event keolahragaan lalu ada kasus seperti PON, Asian Games. Oleh karena itu, saya sepakat dengan Inasgoc bahwa tertib administrasi juga menjadi salah satu fokus dari Inasgoc dari pelaksanan,” timpalnya. (julian/yp)