Thursday, 14 December 2017

Kecelakaan Kerja

Ahli Waris Terima Santunan Rp2,27 Miliar dari BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 26 Juli 2017 — 13:36 WIB
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Slipi, Tidar Yanto Haroen didampingi Kabid Pemasaran Royyan Huda menyerahkan santunan JKK Rp2,27 Miliar pada ahli waris.(Ist)

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Slipi, Tidar Yanto Haroen didampingi Kabid Pemasaran Royyan Huda menyerahkan santunan JKK Rp2,27 Miliar pada ahli waris.(Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Meninggal karena kecelakaan kerja, keluarga almarhum Ibnu Samsuri, pekerja Medco E&P Indonesia di Palembang Sumatera Selatan, terima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja senilai Rp2,27 miliar.

Pemberian santunan dilakukan Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Jakarta Slipi, Tidar Yanto Haroen didampingi Kabid Pemasaran Royyan Huda kepada ahli warisnya, Selasa (25/7/2017)

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Slipi, Tidar Yanto Haroen mengungkapkan, BPJS Ketenagakerjaan terus berusaha menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan prima kepada setiap peserta.

“Kami berusaha memberikan pelayanan yang optimal sesuai standar pelayanan prima” kata Tidar.

Dikatakanya, santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang diberikan kepada ahli waris sebesar Rp 2,27 miliar. Atau 48 kali gaji sesuai dengan besaran yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebelumnya keluarga juga mendapt  santunan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 606 juta,” katanya.

Menurutnya, jumlah klaim dari kepesertaan PT Medco sejauh ini tidak telalu besar. Hal ini lebih dikarenakan perusahaan tersebut sudah menerapkan standar K3 dan prinsip safety fist secara maksimal, sehingga resiko kecelakaan kerja menjadi kecil.

Tidar menambahkan, program JKK ini memberikan manfaat yang besar kepada peserta. Dalam program ini juga terdapat manfaat lainya seperti Return To Work (RTW), dan layanan trauma center dari sejumlah rumah sakit yang telah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.(Tri)