Friday, 20 October 2017

Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter, Pengedar Obat Farmasi Diamankan

Rabu, 26 Juli 2017 — 8:23 WIB
obat

BOGOR (Pos Kota) – Polsek Dramaga Polres Bogor mengamankan MR, 22, pelaku pengedar obat farmasi yang tidak dilengkapi dengan dokumen ijin edar.

Dari tangan pelaku yang menyewa sebuah rumah kontralan di Kampung Petir Lebak RT 01 RW 06 Desa Petir Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, petugas mengamankan barang bukti 1.389 butir obat daftar G yang tersimpan dalam dua toples besar.

“Obat yang harusnya dikeluarkan dengan resep dokter dengan jenis Tramadol, oleh pelaku dijual bebas,”kata AKP Dody Rosjadi, Kapolsek Dramaga.

Penangkapan pelaku berawal dari keresahan masyarakat desa Petir. Warga lalu melapor aktifitas pelaku. Menindaklanjuti aduan masyarakat, anggota melakukan penyelidikan di seputar tempat kontrakan pelaku.

“Pelaku kami tangkap, karena warga sudah melapor akibat kecurigaan dan keresahan masyarakat setempat,”ujarnya.

AKP Dody menambahkan, penangkapan pelaku oleh anggota Reskrim, disaksikan masyarakat dan Kepala Desa Petir.

“Masyarakat resah karena khawatir anak – anak mereka menjadi korban dan Ketergantungan dengan obat ilegal tersebut,”tandas AKP Dody.

Dalam catatan medis, obat jenis Tramadol merupakan obat yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit yang sedang hingga cukup parah.

Tramadol juga mirip dengan analgesik narkotika yang bekerja di otak untuk mengubah tubuh penggunanya merasakan dan merespon rasa sakit.

“MR ini pengedar obat Tramadol. Kami kembangkan kasus ini termasuk darimana tersangka memperolehnya secara bebas,”paparnya.

Pelaku dijerat dengan pasal 196 jo 197 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling Rp1,5 miliar.

(yopi/sir)