Sunday, 19 November 2017

Mahasiswa Berikan ‘Obat Kuat’ kepada Pansus Angket KPK

Rabu, 26 Juli 2017 — 17:03 WIB
Sejumlah Mahasiswa dari Gerakan Pemuda Selamatkan KPK (GPS KPK) memberikan obat kuat secara simbolis kepada Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar (kedua kanan)

Sejumlah Mahasiswa dari Gerakan Pemuda Selamatkan KPK (GPS KPK) memberikan obat kuat secara simbolis kepada Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar (kedua kanan)

JAKARTA (Pos Kota) – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam  Gerakan Pemuda Selamatkan KPK (GPS KPK) mendatangi Pansus Angket KPK di DPR, Rabu (26/7/2017). Mereka memberi ‘obat kuat’ raksasa dan suntikan jumbo agar Pansus Angket kuat dan tidak mudah diintervensi oleh siapa pun.

Obat kuat, suntikan jumbo, dan obat anti gentar ini oleh kelompok mahasiswa tesebut dimaksudkan sebagai dukungan kepada Pansus Angket dan juga KPK. GPS KPK menyambangi Pansus Angket KPK juga memberikan dokumen dan kajian ilmiah “Save Institusi KPK”. “Kami dukung KPK, juga dukung Pansus Angket KPK agar bekerja efektif,” kata Lutfi Sirabudin, perwakilan Universitas Jayabaya, di DPR, Rabu (26/7/2017).

Dalam kesempatan itu, ada lima mahasiswa yang datang seusai Pansus Angket rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan mahasiswa Trisakti dan LSM Koar Parlemen. Mereka diterima oleh anggota Pansus Angket KPK M Misbakhun.

Pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan Pansus Angket KPK sekitar 10 menit. Selain ‘obat kuat’, mereka juga memberikan ‘suntik anti getar’ dan ‘suplemen anti gentar’.

“Kami ingin agar pansus kerja efektif kuat tanpa intervensi dari internal dan eksternal. Hak angket perlu diajak bersama. Kita dukung KPK dan harus kita dukung. Dengan ada hak angket kita bisa kritisi dalam KPK,” katanya.

Misbakhun menyambut baik kedatangan mereka. Misbakhun juga menerima pernyataan sikap dari perwakilan mahasiswa dan akan dicatat untuk bahan masukan.

“Ini adalah sebuah masukan dan support yang kita harus dengar aspirasinya. Tadi kami menerima LSM dan mahasiswa. Sekali lagi, apa yang menjadi aspirasi akan kami catat,” ujar Misbakhun. (win)