Tuesday, 12 December 2017

Pedagang Mobil Seken Harus Percaya Diri

Kamis, 27 Juli 2017 — 1:37 WIB
mobil bekas

KEMAJUAN dunia teknologi informasi turut memudahkan transaksi jual-beli mobil seken. Untuk meraih kesuksesan ini dibutuhkan rasa kepercayaan yang tinggi terutama dari pedagang kepada konsumen.

“Kita harus jujur supaya pelanggan percaya,” ujar Susanto, pedagang di Bursa Mobil Seken WTC Mangga Dua, Jakarta.

Menurut dia, bertransaksi jual-beli mobil seken di jaringan media sosial (medsos) tak boleh sedikit pun berbohong. “Sekali berbohong akan ditinggalkan pelanggan,” papar Susanto yang punya banyak pelanggan pedagang mobil bekas dari berbagai daerah.

“Selain melihat foto, pelanggan selalu bertanya seputar kondisi mesin, roda, orisinalitas, kilometer. Kalau kami sudah sepakat, maka uang ditransfer dan mobil langsung dikirim, baik lewat darat atau laut,” jelas Susanto.

Fasilitas medsos biasanya hanya digunakan oleh pelanggan yang sudah sering bertransaksi. Adapun konsumen yang yang ingin melihat kondisi mobil, lebih baik datang langsung ke WTC Mangga Dua yang merupakan pasar mobil seken terbesar di Indonesia.

BERBAGAI TIPE

“Di sini terdapat ratusan show room yang memajang lebih dari 2.200 unit dari berbagai merek dan tipe. Mulai dari harga termurah sampai termahal, semuanya ada di sini,” ujar senior marketing manager WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih.

Dia menjelaskan bahwa berbagai cara transaksi antara pedagang dan pembeli, bebas saja. “Konsumen bisa datang langsung maupun transaksi jarak jauh lewat medsos. Yang penting saling percaya. Para pedagang di sini sudah jelas terjamin kepercayaannya, tempatnya jelas, tak mungkin kabur,” ujar Herjanto. (joko)