Saturday, 17 November 2018

Diluncurkan 1 Agustus

Perayaan Hari Kemerdekaan RI Satu Bulan Penuh

Sabtu, 29 Juli 2017 — 13:08 WIB
Mensesneg dan Kepala Bekraf menyampaikan Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan di Halaman Belakang Istana Merdeka, Jakarta.

Mensesneg dan Kepala Bekraf menyampaikan Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan di Halaman Belakang Istana Merdeka, Jakarta.

JAKARTA (Pos Kota) – Rangkaian acara perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus  dikemas sebagai Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dalam Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan di Halaman Belakang Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/7) sore.

Mensesneg menyatakan,  peringatan hari ulang tahun kemerdekaan bukan hanya sehari atau beberapa hari, namun diperingati selama sebulan penuh. Ia menambahkan bahwa hal ini menunjukkan keseriusan sebagai bangsa merayakan, menghayati, mengamalkan semangat kemerdekaan yang sudah diraih dan tahun ini memasuki tahun ke-72.

“Nanti selama bulan kemerdekaan ini, kita akan merangkai dengan banyak sekali kegiatan. Yang bergiat bukan hanya kita-kita yang ada di Jakarta, tetapi juga masyarakat kita seluruh Indonesia di seluruh lapisan masyarakat,”kata Mensesneg Pratikno.

“ Jadi kita akan mengawali nanti pada tanggal 1 Agustus itu dengan me-launching pameran lukisan seperti tahun yang lalu. Jadi kita akan ada pameran lukisan koleksi Istana Kepresidenan yang tahun ini kita beri tajuk “Senandung Ibu Pertiwi”,” kata  mantan rektor Universitas Gadjah Mada ini.

Mensesneg meyakinkan bahwa masih banyak koleksi Istana yang akan ditampilkan dan pengalaman dari tahun lalu sangat ditunggu oleh masyarakat. Ia menambahkan bahwa tahun ini juga antusiasmenya juga akan luar biasa, bukan hanya untuk melihat lukisan tetapi juga untuk kegiatan-kegiatan yang lain.

“Tanggal 1 launching-nya bukan hanya launching untuk pameran lukisan selama satu bulan, tapi kita nanti juga akan menyelenggarakan Zikir Kebangsaan dengan tema “Mensyukuri nikmat kemerdekaan” di halaman Istana Merdeka, pada pukul jam 19.30 WIB pada tanggal 1 Agustus,” ujar Pratikno.

“Jadi itu zikir itu akan diikuti oleh para ulama dan sekaligus juga oleh para santri dari berbagai Pondok Pesantren dan kemudian disambung dengan berbagai kegiatan yang lain selama satu bulan,” tambah Mensesneg.

Dengan ini, lanjut Mensesneg, partisipasi masyarakat juga akan didorong. Ia yakin masyarakat juga sangat antusias dan berbagai kementerian juga siap untuk mem-back up inisiatif-inisiatif yang ada di masyarakat.  (Setkab/win)