Monday, 23 October 2017

Lomba Olahraga Tradisional, Kenalkan Tradisi Indonesia

Minggu, 30 Juli 2017 — 23:59 WIB
Ratusan siswa yang mengikuti lomba olahraga tradisional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Ifand)

Ratusan siswa yang mengikuti lomba olahraga tradisional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Ratusan siswa Taman Kanak-kanak dari seluruh wilayah Jakarta mengikuti lomba olahraga tradisional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (30/7/2017). Melalui kegiatan itu diharapkan anak-anak usia dini lebih mengenal permainan yang berasal dari daerah-daerah di Indonesia.

Assiten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kementerian Olahraga, Bayu Rahadian. mengatakan lomba olahraga tradisional tersebut digelar sekaligus untuk mempetingati hari anak Nasional. “Jadi semua siswa dari seluruh TK se-Jakarta hadir kesini untuk lebih diperkenalkan dengan Olahraga tradisional yang ada di Indonesia,” katanya.

Dikatakan Bayu, melalui kegiatan yang bertema Gerakan Ayo Olahraga melalui “Family Sport Fun Festival” pihaknya ingin mensosialisasikan kegiatan gemar berolahraga sejak dini. Pasalnya, saat ini anak-anak semakin sibuk dengan gadget yang kerap dipegangnya. “Sekitar 1000 siswa kami kenalkan dengan permainan tradisional yang dimiliki Indonesia,” ujarnya.

Bayu menambahkan, kegiatan yang melibatkan keluarga ini, berawal dari keprihatinan pemerintah terhadap perkembangan anak usia dini yang cenderung lebih menyukai permainan gadget. Akibatnya, aktivitas gerak fisik jarang sekali dilakukan anak-anak dan sama sekali tak mengetahui olahraga tradisional. “Padahal, pada jenjang usia dini, anak membutuhkan lebih banyak aktivitas fisik untuk melatih gerak motorik dasarnya,” ungkap Bayu.

Dalam pertandingan itu sendiri, berbagai Olahraga ditampilkan untuk anak-anak. Mulai dari balap karung, lomba bakyak, depruk, hingga getok lele diikuti ratusan anak-anak. “Kami berharap melalui kegiatan ini sekolah-sekolah juga terus memperkenalkan berbagai permainan tradisional kepada anak-anak agar lebih mencintai kebudayaan Indonesia,” pungkasnya. (ifand)