Monday, 23 October 2017

Bela Nama Baik Keluarga Terkena Golok PIL Kakak

Sabtu, 5 Agustus 2017 — 8:00 WIB
gang

BILA ada keluarga jadi praktisi selingkuh pasti ikut malulah keluarga besar. Karenanya ketika Romli, 31, melihat kakak kandungnya diselingkuhi Hasan, 21, dia jadi marah. Tapi PIL Ida, 35, ini justru tersinggung. Tanpa banyak kata Romli ditusuk golek hingga sedalam 15 cm. Romli masuk rumahsakit dan Hasan ditangkap.

Karena nila setitik rusak susu sebelanga, begitu kata pepatah lama. Maka ketika ada seorang anggota keluarga jadi praktisi selingkuh, pastilah segenap keluarga besar ikut tercoreng namanya. Pelakunya sih asyik-asyik saja, tapi anggota keluarga besar pasti banyak menjadi sasaran pertanyaan. “Kenapa kakakmu kok sampai berbuat mesum dengan lelaki lain, kasihan dong suaminya,” kata tetangga. Pasti begitulah kata orang.

Yang terjadi di Dusun Selatan, Barito Selatan Kalteng itu juga seperti itu. Warga banyak mempergunjingkan Ida, yang diam-diam punya PIL, Hasan yang jauh lebih muda. Tapi masalahnya bukan soal brondong-brondongan, melainkan Ida ini masih punya suami yang sah. Selama ini suaminya memang di luar kota, mencari nafkah.

Sebabagai wanita yang masih muda dan enerjik, agaknya Ida sering kesepian. Ketika malam semakin dingin, suami tak bisa memberikan kehangatan, karena soal kehangatan malam itu tak bisa dikirim lewat WA. Akhirnya setiap malam Ida lebih banyak bengong, tak bisa tidur.

Tetangganya yang bernama Hasan, rupanya melihat gejolak hati wanita muda itu. Ibarat kata kencing saja belum lempeng, Hasan ini memang sudah tamat ilmu bidang keperempuanan, gara-gara banyak nonton internet. Adegan-adegan porno sering dilihatnya, sehingga dia pun ingin uji coba.

Lalu sasarannya mengarah ke Ny, Ida yang sering ditinggal suaminya. Bagi Ida, ini bagaikan orang ngantuk disorong bantal. Maka tanpa pakai diplonasi panjang lebar, keduanya langsung sepakat PT 20 %, maksudnya: Pacaran Terselubung, begitu. Di sebut terselubung karena di depan publik sepertinya tak ada hubungan apa-apa, tapi jika situasi memungkinkan, keduanya langsung hubungan intim.

Lama-lama kisah kasih mesum itu tercium oleh para tetangga. Mereka pun lalu mempertanyakan pada Romli adik kandung Ida. Kenapa kakaknya berbuat begitu kok didiamkan saja. Itu kan bikin malu keluarga. “Kalau saya jadi kamu, pasti Hasan langsung gue hajar.” Kata seorang warga yang berbakat jadi tukang kompor.

Kaget juga Romli mendapat teguran itu, sebab dia sama sekali tidak tahu kelakuan kakak kandungnya sampai segatel itu. Selain jadi malu, juga merasa berdosa pada suami Ida, sebab dia pernah memberi amanat, agar menjaga kakaknya baik-baik. Romli jadi merasa, tak bisa menjaga amanah.

Tegoran warga itu menjadikan emosinya bangkit. Hasan langsung dicari untuk klarifikasi. Dasar anak muda songong, bukannya minta maaf malah gantian ngomel-ngomel nggak keruan. Sama-sama emosi jadinya. Ujung-ujungnya Hasan ambil golok dan ditusukkan ke perut Romli sampai tembus 15 cm. Kontan dia mandi darah dan dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Sedangkan Hasan langsung ditangkap warga dan diserahkan ke polisi.

Ke mana-mana bawa golok, kayak tukang jagal kurban saja. (JPNN/Gunarso TS)