Wednesday, 13 December 2017

Nilai Bupati-Wabup Sukabumi Via Medsos, Anggota DPRD Ini Disorot

Sabtu, 5 Agustus 2017 — 0:10 WIB
Ketua DPC Partai Gerindra, Yudha Sukmagara (kanan) berrsama Ketua Fraksi Partai Golkar Deni Gunawan (baju hitam).

Ketua DPC Partai Gerindra, Yudha Sukmagara (kanan) berrsama Ketua Fraksi Partai Golkar Deni Gunawan (baju hitam).

SUKABUMI (Pos Kota) – Postingan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Ade Dasep ZA melalui akun Facebooknya yang menilai inkonsiten Bupati dan Wabup Sukabumi, Marwan Hamami-Adjo Sardjono terhadap partainya jadi sorotan.

Setelah dikecam Ketua Fraksi Partai Golkar Deni Gunawan, kali ini disorot Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara.

Menurut Yudha, Ade Dasep merupakan kader sekaligus anggota Fraksi Partai Gerindra. Namun, terkait isi postingannya bukan mewakili sikap partai keseluruhan.

“Saya rasa, itu lebih kepada pendapat pribadi bukan mewakili partai. Boleh-boleh saja apabila dia mempunyai pendapat pribadi seperti itu, akan tetapi saya sangat menyayangkan caranya,” kata Yudha kepada poskotanews.com, Jumat (4/8/2017).

Sebaiknya apabila ada pendapat, kata Yudha, secara etika alangkah eloknya memakai mekanisme di dalam internal partai. “Kan bisa melalui rapat-rapat internal, bukan dengan berstatemen di media sosial,” ujarnya.

Menyoal Partai Gerindra sebagai partai pengusung atau partai pendukung, menurut Yudha saat ini Marwan-Adjo milik rakyat. Kini, tugasnya mengawal dan mengawasi terealisasinya visi dan misi Sukabumi lebih baik.

“Apabila kinerja pemerintah tak sesuai target, kami tidak akan sungkan dan mengkoreksinya. Sejauh ini kinerja bupati dan wabup masih on the track,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Deni Gunawan menilai cara kritikan Ade tidak elegan dan bertika. Sebab, sebagai legislator bisa menyampaikan kritikannya melalui lembaga DPRD.

“Jangan sibuk jadi artis media sosial (medsos). Dia (Ade) kan sebagai wakil rakyat, ya, kalau mau kritik atau saran sampaikan secara mekanisme lewat DPRD,” cetusnya.
Untuk diketahui, melalui akun FB-nya Ade tertanggal 1 Agustus 2017, menuliskan di laman FB-nya “SEMUA KADER DAN SIMPATISAN PARTAI GERINDRA DIKABUPATEN SUKABUMI BERGERAKLAH, KARENA NYATA SEBAGAI PARTAI PENGUSUNG PASLON NO 2 MARWAN ADJO YANG HARI INI MENJABAT BUPATI DAN WAKIL BUPATI 2 TAHUN BERJALAN INKONSINTEN KEPADA PARTAI KITA SEBAGAI PARTAI PENGUSUNG DAN INGAT PARTAI PENGUSUNG ITU REKOMENDASINYA DARI DPP KITA DAN DITANDATANGANANI OLEH YANG TERHORMAT BAPAK HAJI PRABOWO SUBIANTO SEBAGAI KETUA UMUM DPP PARTAI GERINDRA DAN BAPAK AHMAD MUZANI SEBAGAI SEKJEN DPP PARTAI GERINDRA, KITA WAJIB JAWAB INI KEPADA SAUDARA BUPATI DAN KITA BUKTIKAN BAHWA KITA MAMPU MENURUNKANNYA. SALAM INDONESIA RAYA”. (sule)