Wednesday, 12 December 2018

Usai Subuh, Jamaah Haji Baca Alquran di Masjid Nabawi

Sabtu, 5 Agustus 2017 — 17:07 WIB
Masjid Nabawi menyediakan Al Quran dalam beberapa ukuran, ada yang besar dan kecil. Jemaah ini memilih untuk membaca Al Quran dengan ukuran yang kecil. (kemenag)

Masjid Nabawi menyediakan Al Quran dalam beberapa ukuran, ada yang besar dan kecil. Jemaah ini memilih untuk membaca Al Quran dengan ukuran yang kecil. (kemenag)

ARAB SAUDI – Sudah sepekan pemberangkatan jemaah Haji Indonesia, yang total mencapai 48.698 orang, dan semua langsung menuju Madinah. Dengan begitu, Masjid Nabawi di Madainah pun dipenuhi jamaah asal Indonesia yang ingin melakukan berbagai amalan.

Kondisi Masjid Nabawi tanoaj semakin padat. Dari jumlah itu, keseharian mereka diisi dengan menjalankan proses Arbain, yaitu shalat berjamaah di Masjid Nabawi secara berturut dalam empat puluh waktu.

Selain melakukan arbain yang dijalankan dalam salat berjamaah, usai ibadah itu  di antara jemaah memanfaatkan waktunya untuk membaca Al-Quran. Sabtu (5/08), banyak jemaah yang membaca Al-Quran di Masjid Nabawi usai Subuh berjamaah.

Sementara itu, rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) pada Jumat (04/08) pukul 19.00 waktu Arab Saudi, menyebutkan bahwa 48.698 jemaah sudah berada di Madinah.

Jumlah itu terdiri dari 48.098 jemaah dan 600 petugas kloter. Mereka terbagi dalam 120 kelompok terbang yang berangkat dari Tanah Air sejak 28 Juli 2017 dan mendarat di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Fase pemberangkatan jemaah haji gelombang pertama ini masih akan terus berlangsung hingga 12 Agustus 2017.  Sebanyak 20 kloter dijadwalkan akan kembali tiba di Madinah sampai dengan Sabtu (05/08) petang.

Mereka berasal dari 9 embarkasi, yaitu:

1. Kloter dua puluh satu sampai dua puluh empat Embarkasi Jakarta – Bekasi (JKS 21, JKS 22, JKS 23, dan JKS 24);
2. Kloter enam belas dan tujuh belas Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 16 dan JKG 17);
3. Kloter pertama Embarkasi Palembang (PLM 01);
4. Kloter dua puluh empat sampai dua puluh delapan Embarkasi Solo (SOC 24, SOC 25, SOC 26, SOC 27, dan SOC 28);
5. Kloter delapan Embarkasi Medan (MES 08);
6. Kloter dua puluh empat sampai dua puluh tujuh Embarkasi Surabaya (SUB 24, SUB 25, SUB 26, dan SUB 27);
7. Kloter enam Embarkasi Batam (BTH 06);
8. Kloter tujuh Embarkasi Padang (PDG 07); dan
9. Kloter sebelas Embarkasi Makassar (UPG 11)

Mulai 5 Agustus 2017, jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah. Ada 1 kloter yang akan diberangkatkan, yaitu jemaah kloter pertama Embarkasi Medan (MES 01).

Kadaker Madinah Amin Handoyo meminta jemaah MES 01 untuk mulai bersiap diri. Bus antar kota yang akan membawa mereka, sudah harus tiba empat jam lebih awal dari jadwal keberangkatan sehingga proses pengangkutan jemaah sudah bisa dilakukan.

“Jemaah, tasnya minimal sudah diturunkan di lobby, sehingga ketika bus itu datang, tasnya bisa dimasukkan dalam bagasi. Waktunya ini jam 17.00 waktu Arab Saudi,” tuturnya.
Sampai Jumat sore, sebanyak 33 jemaah saat ini menjalani rawat inap di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah. (Kemenag/win)