Monday, 23 October 2017

Hamili Gadis ABG di Kuburan Diminta Nikah Malah Mengelak

Senin, 7 Agustus 2017 — 5:19 WIB
inimah

SI TOPIK, 23, memang licik. Usia baru kepala dua, cintanya sudah bercabang dua. Sudah ada bini, masih nginceng Sarni, 16, gadis ABG tetangga. Begitu akrab, diajak hubungan intim di kuburan desa. Awalnya menolak, tapi akhirnya kena juga. Tapi setelah Sarni hamil, Topik mau mengelak, terpaksa jadi urusan polisi.

Lelaki itu jodohnya wanita. Tapi harus dicari, bukan datang sendiri. Ini diperlukan tehnik. Ada yang muda penuh bakat, tapi banyak juga yang sudah tua tapi tak bisa apa-apa, sehingga harus terima nasib dijodohkan. Celakanya, yang muda dan penuh bakat itu suka menjadi rakus. Di rumah sudah ada anak istri, masih mencari-cari juga sasaran baru, akhirnya jadi masalah.

Anak muda petualang itu di antaranya Topik, warga Kabuh, Jombang. Meski di rumah sudah punya istri, melihat Sarni warga Karangpakis masih nafsu juga. Mulailah si ABG didekati dan dirayu-rayu, diajak nonton dan jalan-jalan pakai motor.

Setelah nampak begitu akrab, tanpa basa-basi Topik mengajak berhubungan intim sebagaimana layaknya suami istri. Awalnya Sarni menolak, tapi setelah dirayu-rayu dan diiming-imingi sejumlah uang, gadis ABG itu akhirnya bertekuk lutut dan berbuka paha untuk Topik.

Sekali berhasil di Januari 2017, bulan-bulan berikutnya Topik mengajak lagi berhubungan intim. Bahkan sekali waktu dilakukan di kuburan desa Karangpakis, tanpa risih ditonton arwah. Bahkan kata orang, berbuat a susila di permakaman bisa kena tulah. Tapi keduanya tidak takut, bahkan ternyata tidak terjadi apa-apa.

Bila terjadi apa-apa, justru beberapa bulan kemudian. Tahu-tahu Sarni hamil 5 bulan. Tentu saja keluarganya kaget. Wong tak punya pacar kok bisa-bisanya hamil. Ketika didesak untuk menunjukkan siapa aktor seksualnya, ternyata menunjuk pada nama Topik, anak muda tetangga desa. “Aku dulu nggak mau, tapi dirayu-rayu,” kata Sarni berterus terang.

Topik segera dicari, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tapi ternyata dia mengelak dengan alasan tidak kenal dengan Sarni. Tentu saja dibantah oleh Sarni. Bahkan ABG itu menunjukkan di mana saja tempat keduanya memadu kasih, termasuk di kuburan desa. “Ojok mokir sampeyan. Bar ngono aku mbok keki duwik,” kata Sarni menelanjangi Topik.

Tentu saja Topik tak bisa berkutik. Dia dinyatakan sebagai tersangka dan dijebloskan ke tahanan Polsek Kabuh. Pakaian keduanya dijadikan barang bukti, ketika mereka merenda kasih di tengah kuburan sampai kemudian jadi hamil.

Besok jika bayi lahir wanita, kasih nama Kijingwati saja. (BJ/Gunarso TS