Wednesday, 20 September 2017

PAM Tak Ngocor, Warga Antre Air Bersih

Senin, 7 Agustus 2017 — 0:46 WIB
Warga Kemayoran antre membeli air bersih di tempat pengisian ulang air minum. (deny)

Warga Kemayoran antre membeli air bersih di tempat pengisian ulang air minum. (deny)

JAKARTA Pos Kota) – Antrean warga terjadi di tempat pengisian air isi ulang di Kemayoran, Jakpus, Minggu (6/8) pagi. Menyusul krisis air bersih yang sempat melanda sebagian ibukota sejak Sabtu (5/8) malam.

Sedikitnya kesulitan mendapatkan air bersih ini dirasakan warga di empat kelurahan di Kemayoran.

Didin, 32, warga Cempaka Baru, Kemayoran, mengatakan, pasokan air bersih tidak ngocor sejak pukul 11:00 malam. Padahal, saat itu banyak warga baru kelar mendekor lingkungan untuk persiapan Agustusan.

“Selesai ngedekor lingkungan buat persiapan Agustusan kami ingin bersih-bersih di rumahnya, ternyata air tidak ngocor. Padahal sebelumnya tidak kenapa-napa, lancar-lancar saja,” ungkapnya.

Lantaran tidak kunjung ngocor hingga Minggu siang, kata Didin, banyak warga termasuk dirinya terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) di tempat pengisian ulang air minum.

“Minimal untuk kebutuhan mandi dan minum sekeluarga saja butuh empat galon air bersih, dan untuk setiap pembelian satu galonnya Rp7 ribu,” ucapnya.

Bila kesulitan air bersih berkepanjangan dipastikan akan membebani warga. “Duh, kalau begini kami bisa tekor. Semoga saja krisi air bersih tidak berkepanjangan,” tuturnya.

PERGANTIAN VALVE

Wiwid, warga lainnya, kecewa lantaran terhentinya pasokan air bersih tersebut tidak diikuti dengan informasi dari pihak PAM Jaya terlebih dahulu. “Mungkin kalau ada pemberitahuan sebelumnya, kami bisa penuhi bak-bak air yang ada di rumah,” keluhnya.

Dihubungi terspisah, Linda, Humas Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya, mengatakan, bahwa memang telah terjadi berhentinya pasokan air bersih di sekitaran wilayah Kemayoran sejak Sabtu (5/8) malam, hingga kemarin siang. Hal itu, disebabkan dampak adanya pergantian valve. (deny/ruh/st)