Thursday, 17 August 2017

‘Bulan Tertib Trotoar’ Mestinya Berlaku Permanen

Selasa, 8 Agustus 2017 — 5:28 WIB
trotoar

SESUAI UU Lalulintas, trotoar itu milik publik atau pejalan kaki. Tapi di Jakarta, justru banyak yang dikuasai pedagang K-5 termasuk pengendara motor dan tukang parkir. Gubernur DKI menginstruksikan, selama sebulan di bulan Agustus Jakarta menjadi “Bulan Tertib Trotoar.” Kenapa hanya sebulan? Mestinya berlaku permanen!

Di pertengahan April 2016, seorang bocah bernama Oktoviarto, 9, secara heroik menghadang para pengendara motor yang naik ke trotoar Jalan Jendral Sudirman, Kalibanteng, Semarang. Pengendara motor itu malu sendiri, sebagai bocah gerang (orang dewasa) diajari anak kecil, bagaimana untuk tertib pada pemakain trotoar.

Di Jakarta jangankan anak kecil, petugas Satpol PP yang bukan lagi anak-anak saja tak digubris. Terutama di seputar pusat keramaian, hampir semua trotoar jalan dikuasai pedagang K-5, bahkan tukang parkir. Trotoar bukan lagi untuk pejalan kaki, tapi medan mengais rejeki bagi pedagang dan tukang parkir itu tadi.

Sebetulnya UU Lalulintas No 22 tahun 2009 pasal 131 ayat 1 telah mengatur: pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain. Tapi meski Pemprov DKI telah menyediakan, justru diserobot tukang parkir, pedagang K-5, dan para pengendara motor itu sendiri. Padahal sanksi pelanggaran itu lumayan juga, bisa kena denda Rp500.000.

Tapi baik pelanggar dan pemilik hak trotoar itu sama-sama tidak mengerti. Begitu parahnya perampasan hak pejalan kaki atas trotoar, Gubernur Djarot sampai mengeluarkan instruksi (In-Gub) No 99 tahun 2017 yang menjadikan Agustus sebagai Bulan Tertib Trotoar. Yakinkah In-Gub itu akan efektif? Orang Jakarta mah, yang permanen saja dilanggar, apa lagi hanya sebulan.

Lebih-lebih bulan Oktober mendatang Jakarta akan berganti nakoda. Gubernurnya yang ganteng dan santun, mana tega galak pada warga kota. Biar sajalah wong hanya menyerobot trotoar ini. Semrawaut sedikit nggak papa, yang penting rakyat bahagia. – slontrot