Monday, 23 October 2017

Resiko Punya Suami Brondong Marah Selesai di Atas Ranjang

Rabu, 9 Agustus 2017 — 6:59 WIB
jangan

PUNYA suami berondong, Desi, 42, capek di dompet dan emosinya. Maklum, Donald, 22, hobinya jalan dengan wanita lain, tapi anggaran dari istri di rumah. Desi sering marah, tapi ketika Donald mengajaknya bermesraan, marahnya hilang di ranjang. Lama lama capek juga, sehingga menggugat cerai.

Ada yang bilang, menikahlah dengan wanita yang mencintaimu, engkau akan dimanjakan. Sebaliknya jika lelaki menikahi perempuan yang dicintainya, akan gentian diperbudak. Lalu bagaimana yang paling bahagia, sama-sama mencintaikah? Tidak juga, sebab meski sama-sama cinta, jika perut kosong, akan luntur juga. Sebab kebutuhan perut dan yang di bawah perut harus berjalan seimbang.

Ny. Desi non Ratnasari, adalah warga Balikpapan (Kaltim) yang terjebak “fenomena” itu. Dalam usia kepala empat, bisa jatuh cinta pada Donald yang tergolong ABG. Akibatnya, dia yang harus memanjakan suami yang berkelakuan benar-benar seperti ABG, karena asal Donald memang hanya ABG pula, dalam arti Anak Bakul Gorengan.

Keduanya menikah sekitar 3 tahun lalu, tapi kebahagian rumahtangga jarang bisa dinikmati. Jika ada kebahagiaan, hanyalah ketika keduanya bertemu di atas ranjang, adu kekuatan antara hidup dan mati. Di situlah Desi melupakan segala kedongkolan dan kejengkelannya pada Donald, yang kelakuannya memang kadang seperti Donald Trump Presiden AS itu. Grudag-grudug, tanpa perhitungan matang.

Bayangkan, sudah punya istri tapi Donald ini masih punya penyakit jarum super alias jarang di rumah suka pergi. Jarang dia mengajak jalan istrinya, mungkin malu diledek teman-teman seangkatannya. Padahal, di kala terbebas dari istri itulah Donald pacaran dengan wanita lain. Padahal anggaran pacaran itu juga dari penghasilan istri, seminggu dijatah Rp 500.000,-

Desi curiga, suami punya WIL. Terbukti dia tak boleh menyentuh HP milik Donald. Mencuri-curi buka HP pun takkan bisa karena dipasword. Dari situlah hati Desi semakin dongkol. Jika tak ketemu, rasanya ingin menghajar habis. Tapi begitu ketemu Donald, dongkolnya pun sirna. Sebab si brondong langsung ngungsel-ungsel (meraba-raba) dan akhirnya selesai dengan adegan ranjang.

Begitu selalu yang terjadi, kemarahan Desi akan hilang jika langsung dirayu dan diajak hubungan intim. Tongkrongan dan “tangkringan” Donald memang luar biasa, sehingga hilanglah segala dendam kesumat Desi, meski hanya sesaat. Sebab lain hari pasti marah lagi, tapi dengan kelonan selesai lagi.

Tapi lama-lama Desi bosan juga, karena ujung-ujungnya selalu capek di dompet sebenarnya dan dompet dalam kiasan. Maka sudah beberapa minggu ini Desi menggugat cerai ke Pengadilan Agama Balikpapan. Intinya, dia tak mau lagi punya suami yang tak punya taanggungjawab. “Apa nggak gila namanya. Aku yang membiayai, tapi duitnya buat bersenang-sedang dengan wanita lain. Capek deh…..” kata Desi dalam sidang.

Kalau capek, Donald apa nggak mau mijitin? (JPNN/Gunarso TS)