Monday, 18 December 2017

Rencana Perpanjang Larangan Motor Hingga Senayan Terus Dikaji

Kamis, 10 Agustus 2017 — 21:00 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra (yendhi)

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Ditlantas Polda Metro Jaya masih melakukan kajian terkait rencana untuk memperpanjang larangan kendaraan roda dua melintas sejak Hotel Indonesia (HI) hingga bundaran Senayan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra menjelaskan, pemerintah berhak membatasi kendaraan bermotor seperti diatur dalam Pasal 133 ayat 3 tentang pembatasan kendaraan.

Menurut Kombes Halim, di sana disebutkan bahwa ‘Pembatasan Lalu Lintas dapat dilakukan dengan pengenaan retribusi pengendalian Lalu Lintas yang diperuntukkan bagi peningkatan kinerja Lalu Lintas dan peningkatan pelayanan angkutan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan’.

“Oleh karena itu disarankan kemarin, tapi belum mendapat keputusan hanya ada beberapa rangka yang dilakukan yaitu pertama sosialisasi kepada masyarakat bahwa kita akan laksanakan pembatan roda dua,” kata Halim saat ditemui di Satpas SIM Daan Mogot, cengkareng, Jakart Barat, Kamis, (10/8/2017).

“Selain itu juga kita buat pentahapan, tahap apa yang harus dilakukan, sosialisasi, kemudian uji coba kemudian evaluasi baru kita laksanakan, itu pentahapannya,” ujarnya.

Halim pun membenarkan bahwa ke depan motor akan dilarang melintas sejak Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Bundaran Senayan. “Sekarang kan yang sudah dilakukan itu, kan, Thamrin itu sudah dilaksanakan,” tandasnya.

Diharapkan dengan pelarangan kendaraan roda dua tersebut bisa mengurai kemacetan yang sering tak terhindarkan di jalanan tersebut. Namun, Ditlantas Polda Metro Jaya semestinya mengevaluasi lebih dalam jangan sampai larangan tersebut justru hanya akan memindahkan kemacetan di ruas jalan lain.

Penambahan sarana angkutan umum, pelebaran jalan, dan menambah infrastruktur jalan mungkin langkah efektif jika larangan itu benar diterapkan. (Yendhi/win)