Friday, 24 November 2017

Jeremy Thomas Tersangka Dugaan Penipuan Pengalihan Aset Vila

Jumat, 11 Agustus 2017 — 17:24 WIB
Jeremy Thomas (yendhi)

Jeremy Thomas (yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Aktor lawas Jeremy Thomas ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penipuan pengalihan aset vila di Ubud, Bali yang ditaksir mencapai total kerugian hingga Rp16 miliar.

“Iya, sudah tersangka. Kasus ini sebenarnya ditangani Polda Bali, tapi dilimpahkan ke Polda Metro Jaya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Jumat, (11/8/2017).

Dalam kasusnya itu Polda Bali telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi Bali. Bahkan berkasnya telah dikirimkan penyidik ke kejaksaan namun di nyatakan belum lengkap atau P19.

(Baca: Dugaan Penipuan, Kasus Jeremy Thomas Dilimpahkan ke Mabes Polri)

“Dikembalikan karena locus delicti-nya (lokasi peristiwa) ada di Jakarta. Makanya kasusnya juga dilimpahkan ke Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Saat ini berkas masih dilengkapi oleh penyidik Polda Metro Jaya, namun mantan kabid humas Polda Jawa Timur tersebut menerangkan jika dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengirimkan berkas Jeremy ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

“Kita tinggal meneruskan saja ke Kejati DKI. Kan berkas sudah ada, itu (P19) karena ada petunjuk dari Kejati Bali bahwa locus delicti-nya di Jakarta,” tutur Argo.

Diketahui bahwa kasus bermula dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali, pada tahun 2013 antara Jeremy dan Patrick Alexander yang berkewarganegaraan Australia.

Patrik melaporkan Jeremy ke Polda Bali, atas tuduhan penipuan  pada 2014 silam, Patrick mengaku mengalami kerugian mencapai Rp16 miliar. (Yendhi/win)