Sunday, 22 October 2017

Peluncuran Buku Ilmiah Diwarnai Tarian Perut

Jumat, 11 Agustus 2017 — 6:50 WIB
kkkk

TARI perut di tempat hiburan malam Mangga Besar, itu mah biasa. Tapi jika tari perut disuguhkan untuk acara peluncuran buku, kata Rhoma Irama sih: Terlalu! Ini sungguh-sungguh terjadi dalam peluncuran buku “Anwar Nasution, Bukan Ekonom Biasa”. Menteri PUPR Basuki Hadimulyono pun jadi malu. Ini panitianya cap apa?

Isi perut menari-nari karena lapar, itu namanya: Keroncongan! Suara perut, adalah suara dalam, yang biasa dipakai Gatot Sunyoto untuk membawakan boneke Si Tongki. Tapi kalau tari perut? Gudangnya di tempat hiburan malam Mangga Besar, Jakarta Barat. Di sana, dari sekedar menari perut sampai memperlihatkan perut wanita, termasuk anggota tubuh lainnya dari ujung rambut hingga ujung kaki, bisa ditemukan.

Tapi kemarin heboh di medsos, acara peluncuran buku “Anwar Nasution, Bukan Ekonom Biasa” yang disisipi hiburan tari perut yang dibawakan wanita cantik, yang dengan sendirinya memamerkan perut berikut pusernya sekalian.

Sebetulnya peluncuran buku di Balai Kartini itu juga dihadiri Wapres JK dan Menteri ESDM Ignasius Yonan segala. Tapi yang tertangkap kamera dan masuk medsos justru Mentri PUPR Basuki Hadimulyono. Kontan Pak Menteri dicengin netizen.

Tari perut jelas jauh dari wilayah ilmu, tapi dalam acara ekonom mantan Gubernur BI, kok bisa dimunculkan? Anwar Nasution sendiri terkaget-kaget, kok bisa-bisanya tari perut jadi tamu tak diundang?

Paling kasihan tentu saja Menteri Basuki Hadimulyono. Meski tari perut itu sekedar menjadi penutup, tapi dia sempat tertangkap kamera, sehingga jadilah viral. “Saya apes saja ini,” kata Pak Menteri tersipu-sipu.

Sepanjang sejarah keilmuan, baru kali ini peluncuran buku-buku ilmiah kok “hiburan”-nya tari perut. Panitianya musti diusut. Sengaja memunculkan, atau ada penyumbang liar, atau sekedar mau “ngerjai” yang punya hajat? Atau memang saking gebleknya panitia, sehingga misalkan raja dangdut Rhoma Irama hadir, pasti akan bilang: Terlalu! – slontrot