Friday, 24 November 2017

Sempat Tertinggal Dua Kali

Arsenal Susah Payah Kalahkan Leicester City 4-3

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 6:20 WIB
Olivier Giroud . (reuters)

Olivier Giroud . (reuters)

INGGRIS- Leicester City nyaris mempermalukan tuan rumah Arsenal dalam laga pembuka Liga Inggris yang dihelat di Emirates Stadium, London, Inggris, Sabtu (12/8/2017) dinihari WIB. Sayang perjuangan Leicester harus kandas akibat gol berbau kontroversial dan akhirnya kalah 3-4 dari The Gunners.

Laga kedua tim berlangsung seru. Arsenal unggul terlebih dahulu lewat gol Lacazette pada menit kedua namun langsung dibalas tim tamu menit kelima lewat Okazaki. Bahkan Leicester bebalik unggul pada menit ke-29 lewat gol Vardy.

Welbeck menyamakan kedudukan jadi 2-2 pada masa injury time babak pertama. Leicester kembali unggul pada menit ke-56 lagi-lagi lewat gol Vardy. Namun Arsenal kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-83 dan akhirnya menang lewat gol Giroud pada menit ke-85.

Meski susah payah mengalahkan Leicester namun kemenangan ini tentu jadi modal utama bagi Arsenal musim ini. Hanya saja, Arsene Wenger tampaknya harus membenahi pertahanan karena jebol dengan tiga gol tentu harus menjadi catatan tersendiri.

Yang juga membuat Wenger tersenyum adalah kehadiran pemain barunya, Alexandre Lacazette yang langsung unjuk gigi dalam laga debutnya dengan membuka keunggulan cepat The Gunners saat pertandingan baru berjalan dua menit. Striker asal Prancis tersebut berhasil menanduk bola setelah menerima umpan dari Mohamed Elneny .

Leicester mampu menyamakan kedudukan tiga menit berselang. Harry Maguire pemain rekrutan baru melepaskan umpan akurat yang dimanfaatkan Shinji Okazaki untuk membobol gawang Petr Cech.

Gol tersebut membuat Arsenal meningkatkan tekanan. Namun keasyikan menyerang justru gawang Cehh yang kembali jebol pada menit ke-29 setelah Jamie Vardy yang tak mendapat kawalan ketat dengan nyaman menyambar umpan silang Marc Albrighton.

Tentu saja tertinggal satu gol membuat Arsenal mengurung pertahanan juara Liga Inggris musim 2015/2016 itu itu . Akhirnya tuan rumah mampu menyamakan kedudukan di masa perpanjang waktu normal. Awalnya terjadi kemelut di muka gawang Leicester, Danny Welbeck tanpa kesulitan menjebol gawang lawan sehingga kedudukan berakhir pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, Arsene Wenger menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menyerang . Hanya saja skema serangan balik yang diterapkan manajer Craig Shakespeare masih efektif dan beberapa kali memaksa Cech untuk jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Bahkan Cech harus memungut bola dari gawangnya pada menit ke-56 lewat Vardy yang berhasil menyambar bola hasil sepak pojok.

Hector Bellerin hampir membuat pendukung tuan rumah bersorak pada menit ke-62, namun sepakan kencang bek kanan asal Spanyol tersebut yang menerima umpan terobosan Welbeck di sisi kanan masih bisa diredam oleh Kasper Schmeichel.

Untuk menambah gedor serangan Wenger lalu menarik keluar Rob Holding dan Elneny lalu digantikan oleh Olivier Giroud dan Aaron Ramsey.Rupanya taktik ini manjur dan justru keduanya lah yang menentukan kemenangan Arsenal.

Awalnya Ramsey mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-83 setelah gelandang serang asal Wales itu melepaskan tembakan kencang degan kaki kanannya.

Giroud pun tak ketinggalan untuk menunjukkan aksi dengan mengemas gol kemenangan Arsenal lima menit jelang laga berakhir melalui sundulan yang meneruskan sepak pojok Granit Xhaka. Bola awalnya membentur mistar dan sempat dihalau keluar oleh Schmeichel, namun wasit mengonfirmasi momen itu telah melewati garis gawang.

Gol ini sempat diprotes oleh pemain Leicester karena dianggap tidak sah. Namun akhirnya wasit meniup pluitnya dengan kemenangan Arsenal 4-3. (B)