Wednesday, 20 September 2017

Calhaj Tertabrak Mobil Dirawat di RS Madinah

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 23:58 WIB
Calon jemaah haji Indonesia

Calon jemaah haji Indonesia

JAKARTA (Pos Kota)–Jama’ah Calhaj (calon haji) dari kelompok terbang (kloter) 11 Embarkasi Makassar tertabrak mobil di depan Hotel Al-Eiman Royal, Madinah. Korban, Nursafa Suleman Gafur, 54, mengalami luka cukup parah dan dibawa ke Rumah Sakit King Fahira.

“Peristiwa yang terjadi Jumat Subuh saat Nursafa bermaksud Salat di Mesjid Nabawi,” kata Kepala Seksi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) dr. Edi Supriyatna, kemarin.

Menurut Edi, Nursafa berangkat bersama rombongannya dari pemondokan menuju Mesjid Nabawi. Namun, menyeberang jalan sendiri ia tertabrak mobil. Korban mengalami luka di kepala.
“Hari ini dia akan dioperasi,” jelas Edi didampingi Kasubsi KKHI Daker Madinah dr. Ika Nurfarida Sholeh.

Sedangkan di KKHI ada 22 jama’ah Calhaj dirawat karena berbagai penyakit yang dideritanya. Selain i itu, ada 21 jamaah yang dirawat di beberapa rumah sakit di Madinah.
Saat kegiatan Armina (Arafah – Mina,) jama’ah Calhaj akan mendapat jatah 15 kali makan dan satu kali makanan ringan. Makan pagi dibagikan pada 06.00 – 08.00, makan siang 12.00 – 14.00, dan makan malam 18.00 – 21.00,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis.

Bagi jamaah yang suka makanan manis akan ada kecap dan yang suka pedas akan mendapat sambel sebanyak 15 saset. Saat Armina, jamaah juga dapat kelengkapan minuman untuk lima hari berupa kopi, gula, jus dan satu mie instan diluar jatah makan.

Sementara itu, fase kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah sudah berakhir. Jemaah kloter 29 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede menjadi rombongan terakhir yang mendarat di Madinah pada 03.42 waktu Arab Saudi (WAS).

Tidak berapa lama sebelumnya, jemaah kloter 8 Embarkasi Palembang mendarat (PLM 08) pukul 03.35 (WAS), disusul kemudian jemaah kloter 47 Embarkasi Solo (SOC 47) pukul 03.38 WAS.

Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) SOC47 Meery Tyas mengaku senang kloternya menjadi salah satu penutup kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Madinah. Meski pergi bersama 270 jemaah yang masuk kategori resiko tinggi (risti), ia bersyukur selama perjalanan lebih tidak mengalami banyak kendala.

“Biasa sih, paling tadi ada yang pusing dan mual. Yah, lancar-lancar aja. Senanglah melihat jemaah di pesawat sehat, semua senang,” ujarnya, Sabtu (12/08).

Hari terkahir layanan kedatangan, petugas menggunakan shift panjang hingga 16 jam. Sebab, sebagian tim sudah berangkat ke Jeddah untuk menyambut kedatangan jemaah haji gelombang dua.

“Tim sudah ke Jeddah sebagian. Kami yang di Madinah, meski lelah, tapi tetap komitmen. Jadi semua lancar,” ujar Sekretaris Sektor 2 Daker Bandara Ubaidilah Marsudi.

Rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) menyebutkan total 251 kloter telah mendarat di Madinah sepanjang 15 hari fase kedatangan jemaah. Ada 102.066 jemaah haji yang tiba, terdiri dari 100.811 jemaah dan 1.255 petugas kloter.(Johara/fs/ird)