Monday, 21 August 2017

Calon Jemaah Umroh Datang, First Travel Digeledah Aparat

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 12:27 WIB
para calon jemaah first travel mendatangi kantor di cimanggis. (Angga)

para calon jemaah first travel mendatangi kantor di cimanggis. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Sejumlah calon jemaah umroh First Travel di Depok merasa kecewa. Lantaran tidak mendapatkan kepastian soal dokumennya, meki   para karyawan First Travel sudah datang di  kantornya di Jalan Radar Auri, Cimanggis, Sabtu (12/8) siang.

Kedatangan para karyawan itu ternyata  hanya untuk mendata berkas-berkas para calon jemaah umroh, dan  beberapa para calon jemaah yang datang ke lokasi tidak ada kepastian apa-apa soal dokumen.

Menurut Parti,45, salah satu calon jemaah umroh First Travel yang gagal berangkat, maksud kedatangannya bersama beberapa rekan pada pagi hari tidak membuahkan hasil.

Kedatangan Parti ke kantor First Travel ini tidak mendapat penjelasan apapun dari para karyawan First Travel. “Saat ditanya para karyawannya jawab tidak mengerti apa-apa soal kepastian dokumen keimigrasian para calon jemaah yang gagal,” ungkap Parti.

“ Alasan karyawan datang hanya membereskan berkas-berkas aja. Kecewa juga sih, tapi mau gimana lagi. Padahal harapan saya datang kesini akan ada informasi yang bisa saya dapat,” tambah Parti  kepada wartawan.

Selain Parti, nasib yang sama dialami Wahyu, juga calon jemaah umroh lainnya. “Tidak sesuai apa yang diharapkan. Bermaksud datang ke kantor ini dapat kepastian, namun tidak. Saat bertanya ke karyawannya malah tidak ada jawaban,” katanya.

Sedangkan ketika ditanya wartawa  soal kedatangan para karyawan ke kantor First Travel, karyawan tidak mengetahui secara pasti terkait dokumen para calon jemaah. “Kita cuma disuruh datang untuk beresin berkas aja mas. Untuk tugas selanjutnya, kami belum dapat perintah,” ujar seorang karyawan First Travel yang enggan disebut namanya.

Sementara itu berdasarkan pantauan Poskota tidak lama berselang datang para karyawan satu persatu petugas  mengenakan seragam preman masuk ke dalam kantor untuk melakukan penggeledahan.

“Ada lima orang petugas pakaian preman masuk ke dalam kantor rencana ada mau penggeledahan. Sampai saat ini anggota masih di dalam,”ujar anggota Bhabinkamtibmas Cimanggis Aiptu Sri kepada Poskota di lokasi sambil menjaga keamanan kantor First Media. (Angga/win)