Monday, 21 August 2017

Dapat Penghargaan Delapan Tokoh Ini Tidak Hadir

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 22:14 WIB
Suasana pemberiaan penghargaan dari Ormas Rumah Gerakan 98

Suasana pemberiaan penghargaan dari Ormas Rumah Gerakan 98

JAKARTA (Pos Kota) – Dianggap berperan besar merawat kemerdekaan delapan tokoh mendapatkan penghargaan dari organisasi masyarakat (ormas) Rumah Gerakan 98 di Gedung Komisi Yudisial (KY) Jalan Keramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, (12/8/2017). Namun, tidak ada satupun yang mendapat penghargaan tersebut hadir dalam acara penyerahan piagam.

Delapan tokoh tersebut yakni KH Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua KPK Agus Raharjo, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

KH Ma’ruf Amin mendapatkan perhargaan sebagai tokoh ‘Ulama Bangsa’ karena dianggap sebagai ulama yang mampu berada d igaris terdepan menjaga kedamaian antar-umat beragama di tengah situasi panas yang belakangan terjadi.

Jederal Tito Karnavian mendapat penghargaan sebagai tokoh ‘Polisi Berani’ karena mampu bertindak tegas dengan tidak pandang bulu dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua KPK Agus Raharjo mendapat penghargaan sebagai tokoh Pemberantas Korupsi karena berhasil membongkar kasus-kasus besar korupsi yang merugikan negara.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat penghargaan sebagai tokoh Srikandi Maritim karena telah membongkar praktik mafia perikanan di Indonesia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mendapat penghargaan sebagai tokoh Pendobrak Birokrasi karena mampu mengubah pelayanan kereta api menjadi lebih baik.

Meteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendapat penghargaan sebagai tokoh Pemuda Pengawal Kebangsaan karena telah membuat terobosan baik dalam bidang olahraga di Indonesia.

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir mendapat penghargaan sebagai tokoh Penegak Pancasila.

Terahir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Muhadjir Effendy mendapat penghargaan sebagai tokoh Pendidik Nilai Pancasila.

Meskipun begitu, acara yang dimulai pada pukul 19.00 WIB itu tidak dihadiri oleh semua para pemenang award tersebut, sementara pehargaan diberikan kepada perwakilan.

“Terimakasih atas penghargaannya tapi mohon maaf bapak tidak bida hadir karena beliau sedang ada tugas keluar kota,” kata Juru bicara Menpora Imam Nahrawi, Anindya Putri saat menerima penghargaan.

Acara diisi dengan pelantikan anggota Rumah Gerakan 98, pembacaan puisi, tarian adat, pemberian penghargaan dan penampilan band Marjinal sebagai penutup. (Yendhi)