Wednesday, 18 October 2017

Didampingi Pimpinan KPK, Polisi akan Periksa Novel

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 17:04 WIB
Kapolres Jakarta Utara membesuk Novel Baswedan di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.  (ist)

Kapolres Jakarta Utara membesuk Novel Baswedan di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Polda Metro Jaya terus bekerja keras mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Minggu depan penyidik berencana terbang ke Singapura untuk memeriksa Novel didampingi pimpinan KPK.

“Kita sudah kirimkan surat ke KPK untuk mendampingi kapan berangkatnya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo kepada poskotanews.com, Sabtu, (12/8/2017).

Dikirimkannya penyidik ke Singapura lantaran dokter yang merawat Novel telah memberikan ijin kepada polisi untuk memeeriksanya. “Itu urusan KPK (ijin dokter Singapura-Red), polisi cuma meminta KPK untuk mendampingi kesana,” ujarnya.

Meski begitu mantan Kabid Humas Polda Jatim tersebut masih enggan membeberkan hari pasti dan materi pemeriksaan yang akan disampaikan penyidik kepada Novel. “Itu sudah subtansi penyidikan jadi saya tidak bisa menyampaikan,” tutur Argo.

Jumlah personel penyidik yang ditugaskan memeriksa Novel tidak dijelaskan berapa. “Jumlahnya (penyidik-Red) seperlunya aja nggak usah banyak-banyak yang penting bisa ngetik sama nanya aja,” ucap dia.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Novel akan menjalani operasi besar pada 17 Agustus 2017. KPK menyarankan agar Polri melakukan pemeriksaan sebelum operasi tersebut.

“Sebelum operasi, Novel diharuskan istirahat dan melakukan sejumlah persiapan. Dan tentu saja karena ada bagian gusi yang diambil, akan ada beberapa hambatan-hambatan yang terjadi ketika selesai operasi. Sehingga kalau dikaitkan dengan kebutuhan pemeriksaan, waktu yang tepat untuk dilakukan pemeriksaan adalah sebelum operasi, sebelum jadwal istirahat yang disampaikan oleh dokter,” kata Febri di kantornya, Kuningan, Jaksel, Jumat, (11/8/2017). (yendhi)