Friday, 22 September 2017

Didesak Maju Jadi Capres, Ini Jawaban Panglima TNI

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 17:36 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

BOGOR (Pos Kota) – Belakangan banyak desakan, di antaranya dari kelompok muslim, yang mendukung Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk maju dalam Pilpres 2019.

Terhadap desakan semacam itu, Jenderal Gatot mengatakan, bahwa dirinya Panglima TNI, tidak etis apabila memiliki keinginan untuk menjadi Presiden atau Wapres.

“Presiden dan Wapres adalah atasan saya, tidak etis bila saya berkeinginan seperti itu, biarkan saya fokus sebagai Panglima TNI untuk melaksanakan tugas saya menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa aksi 171717 memiliki latar belakang dari isi pembukaan UUD 1945 yang bertujuan agar bangsa Indonesia dan rakyatnya dapat saling menyayangi, sehingga bangsa indonesia akan bisa fokus terus maju dan membangun.

“Jadi kemerdekaan ini diakui oleh semua pejuang karena rahmat dari Allah. Maka pada 17 Agustus ini kita pun berdoa. Semua umat beragama berdoa tidak hanya Islam, selama satu jam untuk bersyukur.  Kita diberikan contoh oleh orang-orang yang berjuang, mereka sudah berjuang pun tidak sombong.  Mereka paham bahwa semua  itu karena rahmat Tuhan,” ucap Panglima TNI. (*/win)