Friday, 22 September 2017

Diresmikan Gubernur Djarot

Keren… Air Mancur Monas Joget

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 23:00 WIB
Pianis-tengah-membawakan-lagu-nasional-mengiringi-air-mancur-menari-Monas.(ruh)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah mangkrak sejak tahun 2005, air mancur menari di Monas kembali berfungsi. Peresmian dilakukan oleh Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat bersamaan dengan kampanye program “Yuk ke Monas”, Sabtu (12/8) malam.

Bukan hanya air mancur, revitalisasi juga dilakukan terhadap beberapa titik penerangan dan pembangunan toilet.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan air mancur menari resmi dibuka untuk umum setiap hari Sabtu dan Minggu malam. Pertunjukan tersebut dapat dinikmati warga dengan gratis dengan durasi 20 sampai 30 menit.

Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat didampingi Sekda Saefullah dan Soni Sumarsono saat meresmikan air mancur Menari di Monas, Sabtu (12/8) (ruh)

Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat didampingi Sekda Saefullah dan Soni Sumarsono saat meresmikan air mancur Menari di Monas, Sabtu (12/8) (ruh)

“Saya minta rawat ini, jangan kotori Monas, jangan kotori Indonesia, dengan tindakan-tindakan tidak terpuji,” kata Djarot di pelataran Monas tadi malam. Hadir juga Dirjen Otonomi Daerah, Soni Sumarsono yang pernah menjadi Plt Gubernur DKI, Sekda DKI Saefullah dan pejabat lainnya.

LAMPU PENERANGAN

Terkait penerangan terdapat 600 lebih titik yang akan diterangi dengan Light Emitting Diode (LED) dan ditargetkan rampung bulan Oktober mendatang. Ia yakin Monas akan menjadi lokasi yang nyaman, bersih, dan sehat untuk rekreasi seluruh warga.

“Karena itu yuk ke Monas, Monasku, Monasmu, Monas kita semua,” ujarnya.

Selain penerangan, Djarot mengatakan, kampanye “Yuk ke Monas” juga ditandai dengan telah selesainya pembangunan toilet di sektor timur Monas yang berasal dari corporate social responsibility (CSR) dari PT. Coca-Cola Fondation Indonesia.

“Ini akan menjadi prototype toilet dengan standarisasi. Kita ingin sebetulnya toilet semacam ini ada di semua taman-taman kota kita,” terangnya.

Toilet yang dimaksud Djarot adalah lengkap dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas. Dengan begitu, Monas dapat dinikmati siapapun tanpa terkecuali.(ruh/ird)