Friday, 24 November 2017

Menang Lagi di Pilpres Kenya, Kenyatta Dituding Curang

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 12:49 WIB
Uhuru Kenyatta bersorai di kelilingi pendukungnya dalam Pilpres Kenya. (reuters)

Uhuru Kenyatta bersorai di kelilingi pendukungnya dalam Pilpres Kenya. (reuters)

KENYA – Terpilih kembalinya Uhuru Kenyatta sebagai presiden Kenya menimbulkan gelombang protes. Unjuk rasa menolak hasil pemilu dilakukan karena muncul dugaan adanya kerurangan.

Reuters melansir pasa Sabtu (12/8/2017), Kenyataa mengantongi 8,2 juta atau 54,3 persen suara rakyat Kenya.

Kekisruhan yang terjadi dalam pemilu ini, memunculkan kekhawatiran dari rakyat Kenya bahwa kekerasan akan terjadi lagi seperti tahun 2007 saat terjadi pesengketaan dalam pemilihan presiden. Saat itu, sekitar 1.200 orang terbunuh dan ratusan ribu mengungsi karena demonstrasi akibat pembunuhan tersebut menyebabkan pembunuhan etnis.

Sementara itu, Kenyatta sendiri mendesak persatuan nasional dan perdamaian kepada pihak oposisi guna menghindari kericuhan.

“Untuk pesaing saya yang terhormat, Raila Odinga, saya menghubungi Anda, saya menghubungi pendukung Anda, mari kita bekerja sama,” ucapnya tak lama setelah kemenangannya diumumkan. (embun)