Wednesday, 13 December 2017

Pabrik Sepatu Tanpa izin Terancam Ditutup

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 0:55 WIB
Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan sidak ke pabrik sepatu

Jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan sidak ke pabrik sepatu

SUKABUMI (Pos Kota) – Pabrik sepatu, Baby Millioner Mas Utama di Kampung Pasirkalapa, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terancam ditutup paksa. Ancaman itu menyusul diduga perusahaan tersebut tidak mengantongi beberapa perizinan.

Terungkapnya persoalan kelengkapan dokumen perizinan itu setelah jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (11/8/2017) siang.

Sekretaris Komisi I DPRD Deni Gunawan menyebutkan, sidak ini merupakan tindaklanjut dari informasi warga. Ternyata, pabrik seluas 2,5 hektar ini tidak mengantongi izin, seperti analisis dampak lingkungan (amdal) dan izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kebetulan kami bersama dinas terkait melakukan sidak kali ini. Kami merekomendasikan kepada dinas terkait melakukan pengawasan agar segera perusahaan ini melengkapi izinnya. Paling lambat satu bulan sudah selesai,” ungkapnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Dedi Chardiman menegaskan tidak akan berkompromi akan menutup dan membongkar bangunan apabila perusahaan masih “ngeyel” tidak mengikuti aturan.

“Kami sebagai penegakan perda siap melakukan pembongkaran apabila ada rekomendasi dari dinas terkait. Makanya kami minta sampai batas waktu yang telah ditentukan segera dilengkapi,” ingatnya.

Perwakilan perusahaan, Mohammad mengakui beberapa izin usahanya yang mulai beroperasi 2009 memang tidak lengkap. Namun, dia memastikan dalam sebulan ke depan akan segera melengkapinya.

“Ini perusahaan bersifat pribadi, bukan berbentuk CV atau PT, dengan mempekerjakan 300 warga sini. Produksi sepatu ini sebulannya mencapai 10 ribu dan pasarnya hanya lokal. Kami akan ikuti dan melengkapi sesuai aturan,” akunya. (sule)