Friday, 20 September 2019

Panglima TNI: Penguatan Pancasila Harus Sejak Usia Dini

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 16:36 WIB
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. (dok)

Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. (dok)

BOGOR (Pos Kota) – Pancasila  harus jadi pandangan hidup seluruh rakyat Indonesia. Oleh sebab itu penguatan Pancasila harus benar-benar dilakukan sejak usia dini agar kita paham tentang Pancasila, yang mempersatukan kita adalah Pancasila dan itu harus dipertahankan, jika kita tidak ingin pecah.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di hadapan awak media usai mengikuti kegiatan Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila, bertempat di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/8/2017).

Panglima TNI menuturkan bahwa acara Penguatan Pembinaan Ideologi Pancasila merupakan kegiatan  sangat strategis yang dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswa baru dari seluruh Indonesia, dengan pembicara Ibu Megawati (Presiden kelima RI) dan Presiden RI Joko Widodo yang menekankan tentang kebesaran Indonesia. Pembekalan didahului dengan olahraga bersama di halaman depan Istana Bogor.

“Semua berbicara bahwa negara kita sangat besar. Negara kita sangat luas dan beragam, kebesaran ini yang perlu terus diingatkan karena banyak negara luar pecah karena faktor keberagaman. Indonesia memiliki 17 ribu pulau, suku, bahasa, warna kulit, rambut, kondisi ekonomi dan agama namun masih tetap satu karena kita punya Pancasila,” kata Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa setiap prajurit TNI selalu mengimplementasikan Pancasila melalui doktrin TNI baik dalam setiap perilaku pribadi maupun seluruh kegiatan dan tugas yang diberikan.

“Implementasi Pancasila dilaksanakan TNI dalam kehidupan sehari-hari dengan sumpah prajurit dan sapta marganya. Itu merupakan intisari dari Pancasila,” ujarnya. (*/win)