Saturday, 19 August 2017

Tabrakan Dua Kereta di Mesir Tewaskan 37 Orang

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 8:33 WIB
Dua kereta di Alexandria Mesir bertabrakan dan menewaskan 37 orang. (reutes)

Dua kereta di Alexandria Mesir bertabrakan dan menewaskan 37 orang. (reutes)

MESIR – Tabrakan dua kereta di kota Alexandria, Mesir pada Jumat (11/8/2017) waktu setempat, menewaskan 37 oran dan melukai lebih dari 123 orang lainnya. Disebutkan, ini merupakan kecelakaan kereta terparah selama 10 tahun terakhir.

AFP melansir, Sabtu (12/8/2017), dua kereta yang terlibat kecelakaan merupakan kereta yang berangkat dari Kairo ke kota utara Alexandria, kereta yang bergerak dari kota kanal Port Said, sebelah timur ibukota, ke Alexandria.

Menurut pejabat kementerian transportasi, kemungkinan kecelakaan terjadi karena adanya kerusakan pada satu kereta yang menyebabkan kereta berhenti berjalan, sementara kereta lainnya menabrak kereta tersebut.

Namun, pihak lain menyebutkan jika kesalahan pada pengalihan jalur kereta api adalah penyebab yang paling mungkin terjadi. Sementara Menteri Transportasi Mesir, Hisham Arafat, mengatakan ada faktor human error dalam kejadian mengerikan tersebut.

Tabrakan kereta mesir2

Kondisi kereta pasca tabrakan di ALexandria, Mesir, Jumat (11/8/2017). (reuters)

Seorang penduduk, Hoda, sedang berdiri di atap rumahnya saat melihat kereta bertabrakan. “Mereka (kereta) naik membentuk piramida saat mereka bertabrakan,” katanya kepada Reuters. “Saya mulai menjerit dari atap rumah dan kemudian berlari,” sambungnya.

Salah satu penumpang kereta, Moumen Youssef, mengatakan kereta tengah melaju cepat ketika kecelakaan terjadi. “Tiba-tiba saja saya sudah berada di lantai. Ketika kami keluar, kami menemukan empat gerbong kereta hancur dan banyak barang serta penumpang sudah berserakan di tanah,” ujarnya.

Warga Mesir telah lama mengeluh bahwa pemerintah berturut-turut gagal menerapkan pengamanan dasar untuk perkeretaapian. Serangkaian tabrakan telah merebaknya kemarahan publik atas jaringan transportasi yang dianggap kuno.

Saat ini, seluruh korban tewas dan luka dibawa kerumah sakit terdekat di Alexandria. Namun, kementerian kesehatan memerintahkan agar semua rumah sakit di bersiaga untuk menampung korban.

Sementara itu, Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memerintahkan penyelidikan atas bencana tersebut. (embun)