Monday, 11 December 2017

Trotoar di Marunda Dibersihkan dari Lapak Kaki-5 dan Parkir Liar

Sabtu, 12 Agustus 2017 — 0:08 WIB
Petugas sedang membongkar lapak pedagang Kaki lima disepanjang Jalan Sungai Landak. (wandi)

Petugas sedang membongkar lapak pedagang Kaki lima disepanjang Jalan Sungai Landak. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) – Menindak-lanjuti aspirasi warga yang disampaikan ke Pos Kota, akhirnya puluhan pedagang kaki lima dan mobil ngetem sembarangan di Jalan Raya STIP Marunda-Akses Sungai Landak- Arteri Marunda, Cilincing, Jakarta Utara dibongkar dan ditindak petugas Satpol PP Kecamatan Cilincing. Penindakan tegas ini dilakukan karena keberadaannya mengakupasi trotoar sehingga menyulitkan pejalan kaki melintas.

Camat Cilincing, Purnomo mengakui pihaknya selain menindak-lanjuti keluhan warga, juga terkait program bulan bebas trotoar, di mana fungsi trotoar akan dikembalikan fungsinya untuk sarana pejalan kaki.
“Kita sudah sering menertibkan lapak-lapak dan menindak mobil yang parkir liar. Namun mereka tak mau mengubrisnya, bahkan kita selalu kucing-kucingan dengan pedagang. Makanya kamipun terpaksa kembali mengambil tindakan tegas membongkar lapak yang berada di atas trotoar maupun kendaraan yang parkir liar,” tegas Purnomo, Jumat (11/8).
Dalam penertiban ini kata Camat Cilincing, tidak ada perlawanan karena mereka sadar karena usahanya melanggar peraturan. Pasca penertiban ini supaya tidak diserobot lagi, pihaknya akan meminta kepada Satpol PP, untuk di tempatkan di lokasi dengan tujuan agar kedepan tidak dimanfaatkan lagi.
Purnomo juga menambahkan, dalam penertiban ini sebanyak 32 lapak Pedahang kaki lima dibongkar. Selain itu pihaknya juga menindak mobil yang parkir di trotoar dan mengusur puluhan kendaraan sepeda motor.
Sementara Bambang, salah satu PKL Marunda hanya pasrah ketika tempatnya sudah dibersihkan oleh pertugas. Menurutnya, memang selama ini dirinya sudah jualan di lokasi cukup lama. Meski begitu dia juga berharap pemerintah untuk mencarikan solusi agar dirinya bisa berjualan kembali. (wandi)