Monday, 21 August 2017

Akhiri Polemik Full Day School, Jokowi Terbitkan Perpres

Minggu, 13 Agustus 2017 — 21:47 WIB
Presiden Jokowi saat membagikan 1.725 Kartu Indonesia Pintar di SMP Negeri 7 Jember,  Jawa Timur,  Minggu (13/8). (ist)

Presiden Jokowi saat membagikan 1.725 Kartu Indonesia Pintar di SMP Negeri 7 Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8). (ist)

JAKARTA (poskotanews.com) -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakhiri polemik soal sekolah lima hari atau full day school. Presiden akan segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang penguatan pendidikan karakter. Perpres ini akan mengganti Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membuat heboh tersebut.

“Perpres sudah kami godok dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, nanti kalau selesai akan diumumkan,” kata Jokowi di Jember, Jawa Timur, Minggu (13/8).

Presiden menjelaskan, sebenarnya tidak ada keharusan sekolah menerapkan kebijakan lima hari sekolah atau ‘full day school’. Untuk sekolah yang sudah melaksanakan kebijakan enam hari sekolah pun tetap bisa dilanjutkan.

“Perlu saya tegaskan lagi, sekolah tidak wajib mempraktikkan sekolah lima hari, namun apabila sudah ada sekolah yang menerapkan ‘full day school’ bisa dilanjutkan asalkan tidak ada keberatan,” tuturnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengatakan Perpres tentang penguatan pendidikan karakter sebentar lagi akan turun yang di dalamnya juga mengatur kebijakan sekolah lima hari sebagai pilihan, bukan kewajiban.(us)