Wednesday, 13 December 2017

Bandingkan dengan Adik Ipar jadi Terbongkar Suka Mendua

Minggu, 13 Agustus 2017 — 6:10 WIB
adikipar

MARYADI, 30, mata pencahariannya jadi kuli, tapi mata keranjangnya minta ampun. Sudah ada istri, masih nginceng adik iparnya, Wulan, 17. Awalnya mulus-mulus saja, tapi ketika Maryadi banding-bandingkan “asset” istri dengan adik ipar, jadi ketahuan hobinya yang “mendua” tersebut. Akhirnya jadi urusan polisi.

Pembosan memang sudah menjadi watak dasar kaum lelaki. Dia ingin sesuatu yag baru, meski rasanya sama saja. Maka dalam Islam, Allah mengizinkan lelaki beristri 4, karena mengantisipasi sifat pembosannya tersebut. Namun demikian poligami tak boleh sembarangan. Jika hanya kuat onderdil bukan materil dan moril, mending satu sajalah. Banyak bojo malah bikin vertigo.

Maryadi warga Pabuaran, Kabupaten Cirebon, termasuk lelaki yang pembosan itu. Tapi menyadari dirinya hanya seorang buruh serabutan, meski pengin juga “pembaruan” rasa dan selera, tak bisa diwujudkan dalam karya nyata. Apapun yang terjadi, dia harus fokus pada satu bini, yakni Marsih, 27, yang dikawininya sejak 3 tahun lalu.

Selama ini dia masih tinggal di kompleks Mertua Indah yang bebas cicilan. Di rumah itu istri dan mertua bekerja di rest area tol Cipali, di Pabuaran. Pada kesempatan tertentu sering di rumah hanya ada Maryadi dengan adik iparnya, Wulan, yang juga cantik seperti Wulan Guritno yang artis itu.

Keduanya sering nonton TV bareng. Di sinilah Maryadi suka iseng, tangannya meraba-raba tubuh adik iparnya. Ternyata yang diraba-raba diam saja. Lama-lama Maryadi jadi ngelunjak. Ibarat pemerintahan daerah, tadinya hanya main sekitar kelurahan, naik ke tingkat kecamatan. Tapi karena Wulan tetap diam, masuklah kemudian Maryadi ke “balaikota”.

Di balaikota, meski bukan di Taman Suropati, tapi nyaman sekaligus menggairahkan sekali bagi Maryadi. Maka setiap ada peluang, di rumah yang sepi itu Maryadi menggarap adik iparnya bak istri sendiri. Maka benar kata orang Jawa, ipar dalam bahasa Jawa diseput “ipe”, ternyata itu kepanjangan dari: iki ya penak (ini enak juga).

Selama ini aksi mesum Maryadi nyaris tak terdeteksi. Cuma beberapa hari lalu terjadi cekcok rumahtangga. Saking kesalnya Maryadi, dia sampai keceplosan ngomong bahwa “asset” milik Wulan lebih menjanjikan ketimbang milik Marsih, istri sendiri. Lho, kok bisa membanding-bandingkan, berarti pernah mencoba. Langsung saja hal itu diurus oleh Marsih.

Tentu saja Maryadi gelagepan, karena terbongkar skandalnya. Sudah kepalang basah, dia langsung cerita blak-blakan saja akan kelakuannya selama ini. Harapannya, keluarga istrinya bisa memaklumi dan memahami, sehingga merelakan Wulan dinikahi sekalian oleh Maryadi kuli yang celamitan itu.

Enak saja! Mertua Maryadi tidak sudi dengan kelakuan mantunya itu. Langsung saja Maryadi dilaporkan ke polisi. Maryadi pasrah saja ketika diperiksa polisi dan kemudian dinyatakan sebagai tersangka dan langsung ditangkap.

Nggak pakai gelar perkara dulu? Memangnya Maryadi siapa. (JPNN/Gunarso TS)