Tuesday, 12 December 2017

BEM Nasionalis Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

Minggu, 13 Agustus 2017 — 14:21 WIB
Foto istimewa

Foto istimewa

JAKARTA (Pos Kota) – Pembubaran Ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dengan menggunakan Perppu Organisasi Kemasyarakatan No. 2 tahun 2017 mendapat dukungan dari BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Nasionalis Wilayah DKI Jakarta-Banten.

Koordinator BEM Nasionalis Wilayah DKI Jakarta-Banten, Rahmat Hidayat menegaskan, kami sangat mengapresiasi dan mendukung langkah pemerintah yang telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) karena dalam kajian kami ditemukan banyak sekali perbedaan tujuan yang menyimpang dalam sistem ketatanegaraan yang dibawa HTI,” tegas Rahmat Hidayat, Minggu (13/8/2017).

Menurutnya, pihaknya mengkaji untuk menyakini bahwa HTI merupakan organisasi yang tidak mendukung Pancasila sebagai dasar dan tujuan berbangsa dan bernegara, malah secara masif menyebarkan paham khilafah islamiyah serta menginginkan berdirinya negara Islam yang entah dimana pusatnya. “makanya kami sangat mendukung langkah pemerintah dalam melakukan pembubaran ini” kata dia.

Lanjut Rahmat yang juga menjabat sebagai Sekjen KBM BEM Univ. Islam Assafiyah (UIA) menuturkan, Pancasila bagi kami sudah final dan menjadi konsensus bersama sehingga harus dijaga. “Makanya kami bingung dengan temen-temen HTI yang ngotot ingin menjadikan Indonesia menjadi Darul Islam padahal kita ini negara yang majemuk dan plural, belum lagi historis para pejuang kita yang sudah berkorban dengan darah dan air mata dalam memerdekannya sehingga bisa seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Pendapat rahmat, siapa saja yang ingin buat ormas, jangan sampai menggangu kemajemukan, apalagi membuat perpecahan di Indonesia. “Sebenarnya tidak pantas ada sebuah gerakan politik dari HTI yang bercita cita merubah ideologi bangsa Indonesia yang hampir 72 tahun menjadi landasan kita dalam berbangsa dan bernegara, Rahmat pun meminta agar pemerintah dan segenap tokoh harus mampu bersikap tegas serta mampu memberikan pemahaman akan bahayanya sistem Khilafah yang dicita citakan HTI untuk persatuan dan kesatuan kita,” paparnya.

(adji/sir)