Friday, 20 October 2017

Calon Haji Kloter 55 Dilepas dari Sukabumi

Minggu, 13 Agustus 2017 — 19:57 WIB
Sebanyak 404 calhaj Kloter 55 dilepas dari Kabupaten Sukabumi. (sule)

Sebanyak 404 calhaj Kloter 55 dilepas dari Kabupaten Sukabumi. (sule)

SUKABUMI (Pos Kota) – Sebanyak 404 calon jemaah haji (calhaj) kloter 55 dilepas Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, Minggu (13/8/2017). Pelepasan dipusatkan di Aula Gedung Pusbangdai Cikembang, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Tata Usaha Kemenag Kab Sukabumi, Abas Resmana, menjelaskan komposisi kloter 55 JKS sejumlah 404 orang, terdiri dari 184 pria dan 220 wanita ditambah enam petugas haji. “Kloter 55 JKS akan take off pada hari Senin (14/8/2017), pukul 18:30 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines,” jelasnya.

Wabup Sukabumi Adjo Sardjono menuturkan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang di perintahkan Allah SWT, kewajiban tersebut ditujukan bagi ummat Islam yang mampu secara materi, fisik, dan mental. Selain itu, diperlukan pula strategi pengelolaan waktu serta kegiatan agar energi dan stamina tidak terkuras sebelum waktunya.

“Oleh karena itu calon jemaah haji perlu memahami hakikat dan bukan hanya sekedar melibatkan fisik semata, namun juga ibadah bathin seperti wukuf,” tuturnya.

Calhaj Kloter 55 Sukabumi

Menurutnya, untuk memperoleh haji mabrur harus diawali dengan niat tulus dan diikuti seluruh rangkaian manasik haji sesuai dengan cara yang diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Para calhaj juga diingatkan harus menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi kemabruran haji seperti rofats yaitu perbuatan dosa yang disebabkan oleh gejolak nafsu, Fusuq yaitu perbuatan dosa yang disebabkan sifat-sifat tercela di antaranya sombong, iri hati, dan adu domba, dan jidal yaitu perbuatan dosa disebabkan oleh tidak adanya kesabaran hingga timbul pertengkaran .

“Jauhi tindakan yang tidak terpuji dan tidak melakukan kegiatan yang dilarang oleh pemerintah Arab Saudi, serta tidak pula terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Untuk menghindari hal tersebut, calon jamaah haji harus mengkonsentrasikan diri dalam beribadah yang merupakan tujuan utama kedatangannya di tanah Suci Makkah,” ingatnya.

‚ÄúSelama berada di Tanah Suci jagalah kesehatan karena suhu udara sangat berbeda dengan di Tanah Air. Makanya, para jemaah calon haji agar dapat selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan para medis yang bertugas apabila ada hal yang di rasa mengganggu kesehatan,” tandasnya. (sule/yp)