Friday, 20 October 2017

Mami Ini Jual Dara Belasan Tahun Rp400 Ribu

Minggu, 13 Agustus 2017 — 22:35 WIB
germo

BOGOR (Pos Kota) – Tim Gabungan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bogor dan Kepolisian Sektor Ciawi mengamankan pelaku tindak pidana perdagangan orang. Pelaku menjual anak gadis ke lelaki hidung belang ini mengambil keuntungan dari perbuatan cabul atas anak di bawah umur.

Pelaku ditangkap petugas Jumat (11-08-2017) sekitar pukul 22.30 WIB disebuah Hotel yang berlokasi didaerah Ciawi Kabupaten Bogor.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, modus kerja pelaku yakni, menawarkan anak dibawah umur untuk berhubungan seksual dengan lelaki hidung belang.

Pelaku mematok tarif Rp400 ribu per anak. Dari sebuah transaksi, pelaku mengambil keuntungan Rp100 ribu setiap kali transaksi.

AKP Bimantoro menambahkan, kasus ini terungkap, berawal dari informasi masyarakat tentang adanya praktek prostitusi atau perdagangan orang dibawah umur.

Informasi ini ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan. Dari penyelidikan, ditemukan mucikari atau pelaku perdagangan orang.
Saat penyelidikan berlangsung, petugas mendapat dua orang korban yang hendak dijual.

“Awalnya pelaku menawarkan harga per orang Rp400 ribu. Dari tiap transaksi, gadis yang dijual hanya dspat fee Rp300 ribu. Yang Rp100 ribu diambil mucikari,”kata AKP Bimantoro Minggu (13/8/2017).

Pelaku yang mendapat order, lalu mengantar korban ke hotel. Petugas yang sudah siaga, langsung mengamankan korban ke Polsek Ciawi.

Sementara petugas yang menjadi pria hidung belang, bertemu dengan mucikari di lokasi dan menyerahkan fee nya.

“Saat serahkan fee, pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek dan kemudian dibawa ke Sat Reskrim Unit PPA Polres Bogor,”ujarnya.

Dari penangkapan ini, Polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka, yakni SI alias Mamih (47), dan tiga korban usia 14 dan 16 tahun. Barang bukti yang disita di antaranya HP dan uang Rp580 ribu.

“Kami menghubungi orang tua korban untuk selanjutnya korban diserahkan kepada orang tua dan melakukan penahan terhadap tersangka guna proses sidik lebih lanjut,” tandas AKP Bimantoro. (yopi)