Monday, 21 August 2017

Mantri Pengairan Yang Harus Adil Bagi Air

Minggu, 13 Agustus 2017 — 1:57 WIB
Mantri Pengarian, Jaenudin Mz

Mantri Pengarian, Jaenudin Mz

INDRAMAYU (Pos Kota) – Peranan Mantri Pengairan dalam suatu wilayah sangat menentukan keberhasilan panen padi milik petani, terutama ketika menghadapi Musim Tanam (MT) Gadu atau MT Kedua yang ditandai berkurangnya curah hujan.

Tugas seorang Mantri Pengairan salah satunya adalah mengatur pembagian air irigasi untuk tanaman padi di sawah secara adil. Jika Mantri Pengairan melaksanakan tugasnya tidak adil, maka bisa berakibat fatal. Hal itu karena imbasnya bersentuhan langsung dengan nasib para petani yang menanam padi. Pikiran petani bakal dihantui keraguan, apakah tanaman padi MT Gadu itu bisa dipanen atau malah sebaliknya, gagal panen.

Di Kecamatan Losarang dan Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ribuan petani sudah akrab dengan sosok Mantri Pengarian, Jaenudin Mz.

Petani menilai Jaenudin Mz cukup adil membagi air irigasi di sejumlah desa. Melalui sistem pembagian air irigasi gilir giring, ketersediaan air irigasi yang jumlahnya terbatas itu dapat dinikmati petani Berkat sistem gilir giring pula, air irigasi dapat menjangkau sawah-sawah petani, sekalipun terletak di daerah terujung jaungkauan irigasi.

Jika Mantri Pengairan Jaenudin Mz tidak adil dalam pembagian air irigasi di pintu-pintu air irigasi, kata Sanuri, 47 petani di Kecamatan Losarang, maka sudah banyak tanaman padi yang kekeringan atau mengalami gagal panen.

Kenyataannya, kata Sanuri, sawah-sawah petani baik di Desa Kendayakan dan Desa Manggungan Kecamatan Terisi, maupun sawah petani di desa-desa di Kecamatan Losarang seperti Desa Pegagan, Ranjeng, Muntur, Krimun dan Desa Puntang berhasil dipanen dalam jumlah yang cukup memuaskan.

Karena itu wajar petani di desa-desa itu menyampaikan terima kasih atas kinerja Mantri Pengarian Jaenudin Mz, dibawah kendali Pengamat Pengairan Manggungan, Mulyadi yang sudah dengan adil membagi air kepada para petani.

“Terima kasih untuk Pengamat Pengairan Manggungan Pak Mulyadi dan Mantri Pengairan Pak Jaenudin Mz yang sudah membantu para petani dalam pembagian air irigasi yang adil, sehingga tanaman padi berhasil dipanen,” ujarnya.

Kinerja jajaran Pengamat Pengairan Manggungan, khususnya Mantri Pengairan Jaenudin Mz itu dapat dibuktikan dengan keberhasilan panen padi milik para petani di Kecamatan Terisi dan Losarang.

Kini Manteri Pengarian Jaenudin Mz sudah bisa bernafas lega. Curahan tenaga dan keringat yang ditumpahkan selama ini sudah dinikmati para petani, dengan berhasil memanen padi MT Gadu. “Kami hanya menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi Mantri Pengairan dengan sebaik-baiknya,” katanya merendah. (taryani)