Saturday, 19 August 2017

Pita Bagasi Calhaj Warna-warni, Petugas Bingung…

Minggu, 13 Agustus 2017 — 8:40 WIB
Pita koper bagasi jemaah warna-warni membuat petugas haji kebingungan untuk mengelompokkan. (kemenag)

Pita koper bagasi jemaah warna-warni membuat petugas haji kebingungan untuk mengelompokkan. (kemenag)

JEDDAH – Keberadaan pita yang berwarna-warni di koper jemaah calon haji (calhaj) sempat membuat bingung petugas. Pasalnya, warna pita yang telah diseragamkan di setiap embarkasi pada prakteknya menjadi berwarna-warni.

Menurut Kepala Daerah Kerja Bandara Arsyad Hidayat, ternyata di setiap lapis jenjang keberangkatan, koper jamaah diberi pita tambahan. Awalnya, pita disarankan oleh Kementerian Agama, ternyata dari bimbingan haji, kabupaten, hingga provinsi, juga memberikan pita pembeda. Hal itulah yang membuat pita menjadi warna-warni.

“Nah pita-pita itulah yang membuat kesulitan,” ujar Arsyad, di Jeddah.

Menurutnya, banyaknya warna pita membuat proses pemilahan koper menjadi terkendala. Selain pita, ditemukan satu kloter yang harus diberangkatkan menuju hotel lebih lambat dari jadwal seharusnya.

Berdasar pantauan, hampir seluruh koper jamaah di salah satu kloter tersebut dipasangi roda dan kayu sebagai penguat. Modifikasi ini menyebabkan ukuran koper lebih besar dan tidak dapat fleksibel.

(Baca:  Calhaj Tertabrak Mobil Dirawat di RS Madinah)
Sebelumnya Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis menginformasikan pada Rapat Koordinasi (Rakor) pada Jumat, 11 Agutus 2017 lalu, harus ada singkronisasi, pihaknya telah menyampaikan kepada Maktab Mukala terkait pemberian tanda pada bagasi jemaah berupa pita yang berwarna agar dapat mereka kelompokan ketika proses bongkar bagasi dan proses pengakutannya.

Dalam Rakor mereka menyampaikan siap untuk mengelompokan bagasi itu sesuai dengan warna, asal ada kejelasan warnanya, nah ini yang perlu kita sampaikan secraa tegas bahwa nanti di embarkasi itu pastikan koper-koper jemaah itu sudah dicantumkan pita yang menandakan rombongan itu sendiri dan mengkelompokannya.

(kemenag/sir)