Wednesday, 13 December 2017

Soal Apartemen DPR, PDIP Tunggu Jokowi

Minggu, 13 Agustus 2017 — 20:10 WIB
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (ikbal)

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (ikbal)

JAKARTA (poskotanews.com) –Rencana pembangunan apartemen untuk anggota DPR, sepertinya sudah menjadi rahasia para anggota. Tapi semua masih menunggu termasuk fraksi terbesar PDI Perjuangan. Fraksi pendukung utama pemerintah tersebut menunggu pidato presiden terkait RAPBN pada 16 Agustus.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan belum memutuskan sikap. Pasalnya, anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan tengah melakukan reses. “Nanti kami akan membahas, intinya politik alokasi dan distribusi anggaran harus betul-betul ditujukan pada rakyat,” kata Hasto, Minggu (13/8/2017).

Menurut Hasto, wacana Fahri soal pembangunan apartemen itu akan ditindaklanjuti setelah Presiden Joko Widodo menyampaikan nota keuangan 16 Agustus. Setelah itu, PDIP baru mengambil sikap. “Di situlah sikap partai akan kami ambil,” ungkap Hasto.

Sebelumnya, Fahri Hamzah mengatakan usulan pembangunan apartemen tersebut untuk memangkas jarak tempuh anggota DPR dari kediamannya ke kantor. “Itu ide dari perluasan (kompleks DPR). Kalau tinggal di dekat DPR kan nggak ada alasan macet,” jelas Fahri sebelumnya.

Menurut Fahri ‎pembangunan apartemen bisa menggunakan lahan Taman Ria Senayan. Apartemen itu disewakan kepada anggota DPR selama masa tugasnya. “Jadi intinya (Anggota) mereka menyewa di dekat DPR,” ungkapnya.(us)