Saturday, 25 November 2017

Tidur Dengan Lampu Mati Beresiko Bagi Orang yang Miliki Kondisi Khusus

Minggu, 13 Agustus 2017 — 13:03 WIB
polatidur197

TIDUR  dengan lampu mati, ternyata secara psikologis beresiko bagi orang orang yang memiliki kondisi khusus, seperti lansia, sakit parah, penderita pobia, lemah jantung dan memicu rasa malas.

Faktor faktor apa saja yang dapat menyebabkan bahaya tidur dengan lampu mati?

  1. Dampak psikologis

Semakin renta seseorang maka akan ada perubahan hormon yang menyebabkan orang yang telah lanjut usia cenderung terbangun pada tengah malam dan memiliki aktifitas tidur yang lebih sedikit daripada usia produktif.

Bahaya tidur dengan lampu mati bagi lansia ada 2 jenis yaitu:

  • Akibat perubahan hormon tubuh yang dapat mempengaruhi psikologi berupa munculnya depresi ringan hingga menjadi berat berupa kecemasan berlebihan , linglung dan bingung saat terbangun dari tidurnya
  • Akibat gangguan penglihatan dimana pada umumnya Lansia lebih menyukai suasana yang redup bukan gelap karena suasana gelap dapat memperburuk penglihatan mereka yang biasanya memang telah mengalami penurunan jarak pandang ideal terhadap benda benda disekitarnya. Kondisi ini dapat memicu rasa cemas, Takut dan marah.
  1. Bahaya bagi penderita pobia

Waspadalah bagi orang orang yang memiliki penyakit pobia (ketakutan secara berlebihan), terutama pobia terhadap ruangan gelap. Pobia merupakan penyakit yang dapat merusak rasa percaya diri dan menurunkan kualitas otak, Karena ketika ketakutan yang berlebihan maka saraf, Aliran darah pada arteri kepala mengalami hambatan lalu muncul ketegangan dan sakit kepala .

Pada kondisi gelap maka bahaya tidur dengan lampu mati akan memperburuk penyakit pobianya berupa kepanikan, Tidak bisa berfikir logis, Berhalusinasi, Kesulitan tidur dan terserang stres berkepanjangan. Sebaiknya bagi penderita pobia belajar membiasakan diri untuk belajar dan berusaha tidur dalam ruangan yang redup tetapi bukan gelap (lampu mati).

  1. Bahaya bagi penderita sakit parah

Bagi orang orang yang sedang mengalami sakit parah dalam kondisi harus berbaring, Cenderung membutuhkan pertolongan dari orang lain, Misalnya mengambil air minum atau ingin buang air ketoilet, Ruangan yang gelap dapat meningkatkan rasa kecemasan mereka dan menghambat proses pemulihan.

Banyak pasien yang berusaha untuk melakukan sendiri hal hal kecil seperti mengambil air minum ketika dalam ruangan yang terang, namun bahaya tidur dengan lampu mati ketika mereka akan mengalami kesulitan untuk melakukan apapun bahkan rentan terjadi benturan, Terjatuh atau terkilir ketika berusaha bangun dari ranjangnya. Seseorang yang sakit parah sebaiknya tidur dalam ruangan yang redup tetapi bukan gelap, Agar ketika pada posisi yang terdesak masih dapat menolong dirinya sendiri.

  1. Bahaya bagi penderita lemah jantung

Mematikan tidur saat tidur sebenarnya baik bagi kesehatan jantung karena suasana ruangan redup dapat mengatur ritme jantung menjadi lebih stabil. Namun bagi penderita gejala jantung lemah, ternyata bahaya tidur dengan lampu mati dapat menyebabkan detak jantung justru menjadi tidak beraturan,  karena lemah jantung berhubungan langsung dengan kondisi mental yang mudah terkejut, Sesak nafas dan kebingungan.

Jika kondisi ini terus menerus berlangsung,  maka akan membahayakan jantung itu sendiri. Tidur yang baik bagi penderita jantung termasuk lemah jantung adalah pada ruangan yang remang remang bukan kondisi lampu mati.

  1. Memicu rasa malas

Tidur pada ruangan lampu mati dapat meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik dan menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman dan kondusif. Kondisi inilah yang menyebabkan seseorang mudah terlelap dan segar ketika bangun di keesokan hari.

Namun bahaya tidur dengan lampu mati dapat juga menyebabkan rasa malas untuk bangun tidur lebih awal karena saraf saraf otak jadi terbiasa untuk santai selama 7 sampai 8 jam tiap harinya dan otak lebih aktif memerintahkan seseorang untuk tetap rileks tidur walaupun dia tahu saat itu sudah waktunya untuk bangun dan mandi.

  1. Ketakutan anak anak

Anak anak secara mental dan sifat alaminya cenderung takut pada kegelapan ketika mereka ingin tidur pada malam hari. Bagi mereka gelap adalah sesuatu yang menakutkan karena tidak bisa melihat apapun disekelingnya dengan jelas . Bahaya tidur dengan lampu mati terhadap anak anak adalah mereka jadi suka menangis, uring uringan, Kesulitan tidur dan rentan terserang influenza karena ketika mereka memgalami kondisi yang takut terus menerus, Maka daya tahan tubuh mereka mudah mengalami penurunan.

Pilihlah lampu yang berwarna merah gelap (suram) atau kuning lembut yang tujuannya untuk untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk lebih berani tidur dalam kondisi minim cahaya lampu tetapi bukan lampu mati. Cahaya redup merah atau kuning mampu menurunkan produksi zat melatonin penyebab munculnya sel kanker, Depresi dan obesita.(halosehat/tri)