Sunday, 22 October 2017

Transjakarta Ciledug-Tendean Dioperasikan

Minggu, 13 Agustus 2017 — 7:25 WIB
Bus transjakarta Koridor 13 (Ciledug-Tendean) . (dok)

Bus transjakarta Koridor 13 (Ciledug-Tendean) . (dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Bus Transjakarta koridor 13 rute Ciledug-Tendean uji coba angkut penumpang hari ini, Minggu (13/8). Sebagai sosialisasi, pelanggan moda angkutan massal digratiskan.

Direktur Utama Transjakarta, Budi Kaliwono mengungkapkan layanan gratis ini bertujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengakses koridor 13. Sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa jalan layang khusus Transjakarta telah rampung. “Layanan gratis ini dapat diakses oleh seluruh warga,” katanya di Jakarta, Sabtu (12/8).

“Layanan gratis koridor 13 pada 13 Agustus 2017 untuk menyiapkan operasional di Senin 14 Agustus 2017 yang bertepatan dengan hari kerja yang tentunya akan ramai oleh pelanggan Transjakarta,” terangnya.

Ia optimistis koridor 13 sepanjang 9,4 km akan memudahkan warga Ciledug maupun Jakarta. Layanan gratis koridor 13, Transjakarta menyediakan layanan Ciledug-Tendean dan Ciledug-Ragunan. “Layanan gratis pada 13 Agustus 2017 akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 19.00,” tambah dia.

BLOKADE BUSWAY

Sementara itu, puluhan sopir Mikrolet M-44 rute Kampung Melayu – Karet memblokade jalur Transjakarta di Jalan Abdulah Syafe’i, Tebet, Jakarta Selatan. Aksi ini dilakukan sebagai protes terhadap keberadaan moda angkutan massal tersebut yang dinilai mengurangi pendapatan mereka.

Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto mengungkapkan sopir M-44 memprotes Transjakarta yang menjadi pesaing mereka mengangkut penumpang dari Karet hingga Kampung Melayu. “Pihak M44 minta kesepakatan awal secara tertulis masalah jumlah armada transjakarta,” kata Christianto.

Perwakilan PT Transjakarta kemudian menandatangani kesepakatan. Christianto menyebut, pihaknya akan merumuskan masalah ini nanti secara bersama-sama. “Intinya ditempuh jalan persuasif dengan melakukan pendekatan. Selanjutnya Sudinhub Jaksel memberikan proses rapat koordinasi dan selanjutnya hasil dilaporkan tingkat Dishub DKI Jakarta,” ujarnya. (ruh/ird)