Thursday, 20 September 2018

Didakwa Memiliki 146 Kg Ganja Divonis Seumur Hidup

Rabu, 16 Agustus 2017 — 23:10 WIB
Terdakwa pemili 146 Kg ganja digiring keluar sidang

Terdakwa pemili 146 Kg ganja digiring keluar sidang

DEPOK (Pos Kota) – Sukamjaya alias Jaya,46, terdakwa penerima paket kiriman enam kardus berisi narkotika jenis ganja seberat 143 Kg divonis seumur hidup oleh majelis hakim di Pengadilan Negeri Depok, Rabu (16/8/2017)

Jaya tampak tak kuasa menahan air matanya seusai mendengar vonis hakim pimpinan Rizky Nazario Mubarak didampingi Hakim Anggota Rosana Kesuma Hidayah dan Sri Endang Teguh Amarani

Dengan suara terbata-bata serta perlahan dan mata sembab karena tak kuasa menahan air mata, Jaya warga Serua, Kecamatan Bojongsari mengatakan pikir-pikir atas
putusan majelis hakim.

Putusan hakim itu lebih rendah dari tuntutan JPU Tri Setyobudi yang meminta hakim menuntut terdakwa hukuman mati.

Dalam amar putusan hakim menyebutkan, bahwa perbuatan terdakwa telah terbukti bersalah karena tanpa hak dan melawan hukum melanggar ketentuan hukum menjadi perantara jual beli
Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Dakwaan Primair JPU.

Untuk selanjutnya barang bukti enam dus total keseluruhan sebanyak 143 bal dengan berat 143 kilogram, dirampas untuk dimusnahkan.

Sementara itu, JPU Tri Setyobudi, menjawab pertanyaan Hakim Ketua Rizky Nazario berkaitan putusan hukuman seumur hidup akan mengajukan banding. “Terdakwa terbukti bersalah karena dalam pemeeriksaan dan dakwaan sudah empat kali menerima paket kiriman
tersebut,” ujarnya.

Sedangkan, terdakwa Sukmajaya alias Jaya, sebelumnya membantah semua tuduhan tersebut dan kecewa dengan putusan vonis seumur hidup oleh majelis hakim. “Dirinya sama sekali tidak mengetahui isi paket dalam dus yang dikirim ke rumahnya di Jalan H. Nawi, Serua, Bojongsari yang dikirim melalui jasa ekspedisi JNE,” katanya terlebih dalam persidangan anggota Polda Metro Jaya yang menangkap dan menjadi saksi hanya mengatakan penangkapan itu informasi dari masyarkat saja. (anton)