Wednesday, 19 September 2018

Tak Dapat di Hari Kemerdekaan, Ahok Bisa Peroleh Remisi Saat Natal

Kamis, 17 Agustus 2017 — 14:59 WIB
pool

pool

JAKARTA (Pos Kota) – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kemungkinan baru mendapatkan pengurangan hukuman atau remisi pada Desember, tepatnya pada perayaan hari besar keagamaan, Natal. Besarnya remisi yang diberikan pada peringaran hari besar keagamaan hanya 15 hari masa kurungan.

“Mudah-mudahan, kalau dia kan Nasrani, ini ada remisi keagamaan. Natal Insya Allah bisa diberikan remisi. Hanya 15 hari karena itu khusus keagamaan. Gak ada langsung satu bulan,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Arpan, di Lapas Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2017).

Arpan menjelaskan Ahok belum mendapatkan remisi pada Hari Kemerdekaan karena belum menjalani hukuman selama enam bulan. Menurut Arpan sesuai dengan Keppres No 174 Tahun 1999, narapidana yang berhak mendapatkan remisi adalah yang sudah menjalani masa hukuman selama enam bulan.

(BacaIni Alasan Ahok Tak Mendapat Remisi Hukuman)

“Ahok ini kan ditahan bulan Mei, ke Agustus kan belum 6 bulan. Jadi belum bisa dapatkan remisi. Bagi mereka yang memenuhi syarat pasti kita beri remisi. Berkelakuan baik, minimal sudah 6 bulan menjalani pidana yang diatur Keppres 174 tahun 1999,” jelas Arpan.

Ahok menjalani hukuman atas kasus penodaan agama. Oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Ahok dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Saat ini Ahok mebjalabi masa hukuman di Rutan Mako Brimob, Depok. (ikbal/yp)