Friday, 20 October 2017

Jadi Napi, Mantan Bupati Lampung Belajar Jadi Imam dan Benahi Diri

Sabtu, 19 Agustus 2017 — 16:17 WIB
Mantan Bupati Lampung Andi Ahmad .(Koesma)

Mantan Bupati Lampung Andi Ahmad .(Koesma)

LAMPUNG (Pos Kota) – Hidup di bui selama enam tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Rajabasa, Bandar Lampung, mantan Bupati Lampung Tengah, Andi Ahmad napi korupsi APBD Kabupaten Lampung Tengah senilai Rp 28 miliar, merasakan hidupnya lebih baik dari sebelumnya, Jumat (18/8).

“Disini saya rajin shalat lima waktu dan mengaji. Saya juga belajar menjadi imam, karena dulu saat dirumah, saya belum pernah jadi Imam,” kata Andi Ahmad saat ditemui di Lapas Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung.

Dengan rajinnya melaksanakan ibadah, Kanjeng nama pangglan akrab Andi Ahmad, sadar bahwa dunia ini sempit dan akhirat sangatlah luas tanpa batas. “Sebab itu saya berpikir ini semua merupakan jalan yang sudah digariskan oleh tuhan untuk saya,” ujarnya.

Mengenai kegiatan sehari-hari, menurut Kanjeng, hidup itu harus terus dijalani dan tentunya harus mematuhi aturan dimana orang tersebut tinggal. “Semua aturan disini saya patuhi, sehingga lama kelamaan menjadi terbiasa dan banyak rekan yang bisa diajak diskusi, belajar dan mengikuti pelatihan keterampilan.

Selain itu, Kanjeng mengungkapkan, petugas Lapas juga selalu mengingatkan jika selalu ingat kesalahan, tujuannya agar setelah bebas tidak mengulangi kesalahan yang sama, serta bisa hidup lebih baik lagi ditengah masyarakat. “Setiap harinya untuk mengisi waktu dan menghilangkan kejenuhan saya main tenis meja,”ungkapnya.

Mantan orang nomor satu di Kabupaten Lampung Tengah ini menambahkan, awal menjadi warga binaan merasa sangat berat, selalu mwngeluh dan menyalahkan orang-orang yang membuatnya dibui, karena setelah ada putusan pengadilan ia sudah mengembalikan uang tersebut, tetapi setelah direnungi, itu sudah menjadi jalan yang digariskan.

“Alhamdullilah, setelah mengerti saya terbiasa dan setiap tahunnya saya mendapatkan remisi. Didalam Lapas saya sedang fokus membenahi diri hingga sampai resmi bebas nanti,”imbuhnya.(koesma)