Friday, 20 July 2018

Perseteruan Costa dengan Conte Kian Menajam

Sabtu, 19 Agustus 2017 — 6:08 WIB
Conte  dan  Costa semakin tidak akur (reuters)

Conte dan Costa semakin tidak akur (reuters)

INGGRIS- Perseteruan Diego Costa denan Antonio Conte terus berlanjut. Diego Costa menyebutkan dirinya telah diberlakukan tidak adil dan seperti pelaku kriminal. Mendengar pernyataan itu, Conte sang pelatih Chelsea justru tertawa terbahak-bahak.

“Bagus, bagus, saya lebih suka tertawa,” ujar Conte yang tak kuasa menahan tawanya selepas mendengar pertanyaan tentang komentar Costa.

“Saya bisa katakan bahwa semua yang bekerja di Chelsea tahu dengan jelas apa yang terjadi padanya [Costa] musim kemarin. Itu lucu, wawancara tersebut.”

Lebih lanjut, reporter bertanya pada Conte apakah ada peluang bagi Costa untuk kembali ke timnya, Conte menjawab: “Saya tak tertarik untuk melanjutkan bahasan ini. Saya ulangi, bagi saya, semua terjadi di masa lalu.”

Merasa diberlakukan tidak adil Costa mogok untuk melakoni aktivitas bersama The Blues dan terbang ke kampung halamannya, Brasil.

Pasalnya melalui pesan singkat Conte menyebutkan Diego Costa tidak lagi dibutuhkan di tim utama.

Oleh karena itu striker berusia 28 tahun tersebut mengaku sudah siap menerima denda dari klub selama setahun penuh ketimbang kembali dan hanya sekadar berlatih bersama dengan tim cadangan.

Tentu saja Diego Costa merasa gerah dengan perlakuan Conte yang mengasingkannya dari skuat utama. Costa merasa dirinya diperlakukan seperti kriminal.

Conte memang pernah kesal terhadap Costa yang musim lalu mengaku akan pindah ke Liga Tiongkok. Bahkan ketika itu Costa sempat mogok main. Ini adalah awal perseteruan Conte dengan Costa. Pemain Timnas Spanyol itu pun sempat dipinggirkan beberapa laga

Meski demikian Conte sempat memberikan ‘pengampunan’ kepada Costa dan musim lalu dan menjadi top skor The Blues musim lalu dengan 20 golnya menghadirkan trofi Liga Primer Inggris.Namun musim ini Conte mendepaknya dari skuat hanya melalui pesan singkat ponsel.

Setelah namanya tak masuk ke dalam skuat, Costa pulang ke kampung halamannya di Brasil dan dari sana dia menyaksikan ketika Chelsea kalah 3-2 dari Burnley pada laga pembuka musim baru Liga Primer.

Pulang ke Atletico menjadi opsi paling memungkinkan bagi Costa, hanya saja klub La Liga Spanyol itu masih terkena embargo transfer hingga Januari.

“Saya tak akan diizinkan untuk mendapat akses ke ruang ganti tim utama dan saya sama sekali tak akan bisa melakukan kontak dengan semua pemain di tim,” keluhnya.

“Saya bukan seorang kriminal! Saya pikir ini semua tidak adil setelah apa yang saya lakukan sebelum ini, untuk diperlakukan buruk seperti ini.”

“Mereka memberikan saya libur tambahan [di awal sesi latihan pramusim] namun setelah itu yang ada malah denda dari klub,” lanjut Costa.

“Mereka menginginkan saya untuk berlatih dengan tim cadangan. Saya tak akan melakukan itu. Saya bukan kriminal dan bukan pihak yang salah. Jadi jika mereka mau mendenda saya, maka lakukanlah!” (B)