Wednesday, 26 September 2018

Ratusan Angkutan Umum di Kota Bekasi Tidak Uji KIR

Sabtu, 19 Agustus 2017 — 8:16 WIB
dok

dok

BEKASI (Pos Kota) – Lebih dari 700 angkutan umum di Kota Bekasi, Jawa Barat menunggak pembayaran kir. Pasalnya, angkuta umun tersebut tidak ikut uji kelaikan jalan dengan berbagai alasan.

“Kalau urusan kir itu bos yang ngurus. Ya mungkin karena armada sudah tua atau lagi sulit nyari setoran saat ini,” kata Ade, satu awak angkot.

Kelambatan pengurusan kir atau uji kelaikan kendaraan umum ini diakui mempengaruhi perolehan PAD. Angkutan umum yang belum memperpanjang kir itu jenis angkutan penumpang dan angkutan barang.

“Ada bermacam alasan yang disampaikan pemilik kendaraan,” ujar Sudarsono, Kepala Seksi Pengujian Sarana pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi.

Diantaranya, pemilik mengangga armadanya sudah tua. Namun, ada juga pemilik yang memang lalai, dan memperpanjang masa kir dengan cara dirapel.

Sudarsono menyebutkan ada sekitar 5.000 kendaraan umum yang wajib kir di Kota Bekasi. Dari jumlah itu, ada 755 armada yang belum memperpanjang kir. Sebanyak 107 angkutan penumpang dan 648 angkutan barang.

Adapun target tahun ini perolehan PAD dari kir Rp 4,063 miliar. Sampai pertengahan Agustus, retribusi kir baru trecapai 54,63 persen.

Sudarsono menyebut pihaknya terus menggiatkan uji KIR keliling. Selain untuk mempermudah pemilik angkutan juga untuk mengejar target.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana menambahkan, selain berdampak pada perolehan PAD, kendaraan yang belum diperpanjang masa kir bisa berpotensi kecelakaan lalu lintas. (chotim)