Monday, 24 September 2018

Indonesia-Filipina Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Minggu, 20 Agustus 2017 — 16:22 WIB
Menaker M. Hanif Dhakiri.(Ist)

Menaker M. Hanif Dhakiri.(Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Indonesia-Filipina merlundingkan instrumen perlindungan pekerja migran ASEAN Perundingan tersebut dilakukan dalam pertemuan bilateral.

“Ini untuk mencari solusi guna menemukan instrumen yang dapat disepakati semua anggota ASEAN terkait perlindungan hak pekerja migran serta perlindungan untuk anggota keluarga pekerja migran, “kata Menaker Hanif dalam keterangan tertulisnya, Minggu(19/8/2017).

Sebelumnya, Instrumen Perlindungan dan Promosi Hak-Hak Pekerja Migran ASEAN dibahas pada acara Senior Labour Official’s Meeting (SLOM) yang diselenggarakan di Manila, Filipina pada Maret 2017.

Hanif mengatakan kedua negara berkepentingan perbaikan sistem perlindungan dan peningkatan keahlian buruh migran.

“Indonesia dan Filipina yang banyak menempatkan tenaga kerjanya ke luar negeri (sending country), dan sejak awal sangat concern terhadap perlindungan hak pekerja migran, termasuk anggota keluarganya,” kata Hanif.

Menaker Hanif mengatakan pertemuan difokuskan pada pembahasan /diskusi mengenai isu status instrument, perlindungan hak pekerja migran serta perlindungan untuk anggota keluarga pekerja migran juga mendiskusikan langkah selanjutnya yang harus ditempuh untuk penyelesaian penyusunan instrumen tersebut.

“Di tingkat ASEAN kita mengusulkan peningkatan dialog negara pengirim dan penerima mengenai, sharing informasi pasar kerja, pemajuan pengakuan keahlian, dan pembentukan jejaring kerja antar pengawas ketenagakerjaan,” katanya. (tri/yp)