Wednesday, 26 September 2018

Baru Tiga Hari Menjabat, Kapolsek Sawangan Blusukan ke Sekolah

Senin, 21 Agustus 2017 — 11:20 WIB
Kapolsek Sawangan AKP Suwardji menjadi pimpinan apel pelajar dan guru Kharismawita. (angga)

Kapolsek Sawangan AKP Suwardji menjadi pimpinan apel pelajar dan guru Kharismawita. (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Antisipasi tawuran dan peredaran narkoba, Kapolsek Sawangan AKP Suwardji blusukan ke sekolah-sekolah melakukan apel pagi depan pelajar dan guru menyampaikan pesan kamtibmas.

Baru tiga hari diangkat menjabat Kapolsek Sawangan,AKP Suwardji WB,SH, untuk pertama kali melakukan blusukan ke sekolah. Dalam kegiatan tersebut AKP Suwardji menjadi pimpinan apel pelajar.

“Apel pagi dipimpin langsung saya ini dengan tujuan dapat memberikan imbauan kamtibmas antisipasi peredaran narkoba, menghindari membawa senjata tajam, pornografi, serta menghormati kedua orangtua untuk tidak tawuran pelajar, dan tertib berlalulintas,”ujarnya didampingi anggota Bhabinkamtibmas Serua Aiptu Samin disela acara di SMK Kharismawita, Bojongsari, Kota Depok, Senin (21/8/2017) pagi.

Berbekal pengalaman pernah menjabat dua kali Wakapolsek Limo dan Sawangan ini, dijadikan AKP Suwardji sebagai langkah upaya antisipasi guantibmas dari permasalahan kriminalitas di lingkungan.

“Kerawanan kamtibmas yang ada diwilayah tawuran, pencurian, dan balap liar. Upaca mencegah hal tersebut, pihaknya menghimbah ikut peran serta potensi masyarakat seperti perangkat RT dan RW serta pokdar menggalakkan pamswakarsa ronda. Selain itu meningkatkan patroli mobile ke daerah rawan,”tutupnya.

 

sawangan-1

Kapolsek Sawangan AKP Suwardji berfoto bersama kalangan pendidik. (angga)

 

Sementara itu Guru Bimbingan Konsuling dan Bimbingan Penyuluhan (BKBP) SMK Yayasan Kharismawita Sawangan, Adnan Rauf , menambahkan pemberian apel Kapolsek Sawangan AKP Suwardji diikuti sekitar 500 siswa terdiri dari kelas 10, 11, dan 12 SMA, SMK 3 dan 4.

“Mendukung program Kapolsek, pihak sekolah rutin secara dadakan menggelar razia di jelas sasaran benda-benda yang dilarang dibawah seperti, rokok, sajam, video porno dalam hp, narkoba,”ungkapnya.

Bagi siswa yang terbukti membawa barang yang dilarang, lanjut Adnan sesuai tata tertib sekolah akan memanggil orang tua dan memberikan Surat Peringatan (SP). “Bisa-bisa jika sudah melewati SP2 pihak sekolah akan melakukan pemulangan siswa yang bermasalah tersebut ke orang tuanya atau dikeluarkan dari sekolah,”tutupnya.

(angga/sir)