Sunday, 21 April 2019

Nilai Motor Banyak Melanggar, Djarot: Peraturan Pakai Helm Cabut?

Selasa, 22 Agustus 2017 — 12:42 WIB
Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.(Ikbal)

Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.(Ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai pelanggaran yang dilakukan sepeda motor semakin meningkat. Djarot melihat pelanggaran yang sering terjadi adalah tidak adanya kelengkapan keselamatan hingga melebihi kapasitas penumpang.

“Hingga saya sering tanya, apa sekarang kebijakan enggak pakai helm itu boleh ya? Atau kebijakan (peraturan) pakai helm itu sudah dicabut? Karena banyak yang enggak pakai helm. Apakah boleh motor itu boncengan sampe 3-4 orang?” kata Djarot di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (22/8/2017).

Mantan Walikota Blitar ini juga mengatakan angka kematian akibat kecelakaan sepeda motor juga masih tinggi. Karenanya, Djarot berharap peningkatan kesadaran berlalu lintas dari pengendara.

Untuk menekan angka pelangaran dan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor menetapkan kebijakan-kebijakan untuk melindungi pengendara sepeda motor dengan penerapan sanksi yang tegas.

“Angka kecelakaan yang meninggal karena roda dua itu cukup tinggi. Kami harus berpihak untuk bisa melindungi warga masyarakat supaya tidak banyak kecelakaan. Itu kebijakannya ya,” imbuh Djarot.

Menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya pada periode Januari hingga November 2016, pelanggaran yang ditindak mencapai 1.181.543 pelanggar, sementara di 2015 sebanyak 1.037.828 pelanggar. Sepeda motor mendominasi total jumlah pelanggaran, 757.764 sepeda motor.
(ikbal/sir)