Monday, 24 September 2018

Atas Masukan Wagub, Operasi Gabungan Sisir Truk Muatan Lebih

Rabu, 23 Agustus 2017 — 20:45 WIB
truk

BOGOR (Pos Kota) – Operasi gabungan antara Satlantas Polres Bogor, Polisi Militer (PM) dan Dishub Kabupaten Bogor, berlangsung Rabu (23/8/2017). Operasi yang dipusatkan di wilayah Parung dan Rumpin Kabupaten Bogor ini, menyisir truk besar bertonase lebih.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama mengatakan, pelaksanaan oprasi gabungan di dua lokasi berbeda ini, dalam rangka penertiban kendaraan truk yang melebihi muatan atau melebihi tonase serta penertiban administrasi kendaraan.

“Mengingat daerah tersebut sering terjadi kerusakan jalan, debu yang berlebihan dan lain-lain, akibat rusaknya jalan, karena dilalui truk bermuatan lebih, maka kami laksanakan operasi,” kata AKP Hasby.

Sebanyak enam puluh personil gabungan diturunkan dalam operasi ini. Dari Polres Bogor 30 personil, Dishub Kabupaten Bogor ada 20 petugas dan 10 personil PM Bogor.

Menurut AKP Hasby, kegiatan ini sebelumnya dilakukan, karena adanya masukan dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedy Mizwar yang menyampaikan, bahwa dua wilayah di bagian Barat Kabupaten Bogor tersebut, sering terjadi jalan rusak dan pungutan liar (Pungli).

“Karena masukannya ke kami, jalan rusak akibat truk bermuatan lebih melintas. Makanya kami operasi. Selain anggota Lantas, ada juga dari Dishub dan PM.

Untuk Kir dan lainnya yang habis masa berlakunya, kami serahkan ke Dishub. Kalau tidak ada SIM, itu urusan Lantas untuk tilang. Kalau ada beking anggota, kami serahkan ke PM,”tutur AKP Hasby.

Ia menghimbau kepada masyarakat, agar berhati-hati dalam mengendarai kendaraan serta tetap waspda melintas didaerah Parung dan Rumpin mengingat truk banyak yang melintas.
Sementara itu, kendaraan truk yang melintas, harus sesuai dengan tonase dan tidak melebih muatannya serta sesuai dengan buku KIR.

Terkait pungli, Kasat Lantas berharap, tidak terjadi kembali di tempat tersebut, karena masing-masing truk bisa tertib dan sesuai aturan.

“Kami dari kepolisian akan melaksanakan razia secara intensif baik pungli di jalan maupun truk-truk yang melebihi muatan karena penyebab jalan rusak adalah truk-truk yang bertonase melebihi muatan,” tandas AKP Hasby Ristama.

Razia yang dilaksanakan dari pukul 10.00 WIB,  hingga saat ini masih berlangsung. Di tempat terpisah, Danang Donoroso, seorang warga meminta, agar Pemkab Bogor menyediakan jembatan timbang, guna mengetahui kapasitas truk yang melintas.

“Jangan hanya kira-kira tapi harus pasti. Truk kalau ada jembatan timbang, tidak bisa menghindar sopirnya. Petugas yang jaga di jembatan timbang juga, harus bebas dari tekanan dan suap,” kata Danang Donoroso.  (yopi/win)